Tribun Bandar Lampung

Musim Kemarau Berkepanjangan, BMKG: Jangan Bakar Lahan Sembarangan

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap terjadinya kebakaran.

Musim Kemarau Berkepanjangan, BMKG: Jangan Bakar Lahan Sembarangan
net
Ilustrasi - Musim Kemarau Berkepanjangan, BMKG: Jangan Bakar Lahan Sembarangan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Musim kemarau yang telah berlangsung beberapa bulan terakhir menimbulkan beberapa masalah, salah satunya adalah kebakaran.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap terjadinya kebakaran.

Pasalnya, musim kemarau masih akan berlangsung sepanjang bulan Agustus hingga September tahun ini. Hal itu diungkapkan Kasi Data dan Informasi BMKG Lampung Rudy Hariyanto kepada Tribun Lampung via seluler, Sabtu (24/8/2019).

"Musim kemarau ini diakibatkan oleh angin kiriman dari Australia. Angin yang melalui daratan Australia itu memicu pengurangan pasokan air hujan maupun air tanah, akibatnya air tanah menjadi kering," ucapnya.

Rudy mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan tanpa pengawasan.

"Masyarakat harus waspada terhadap perubahan suhu cuaca dengan tidak sembarangan membuang puntung rokok, melakukan pembakaran lahan maupun hal lainnya yang dapat menyebabkan kebakaran," himbaunya.

Rudy juga menyarankan petani untuk menanam tanaman yang tidak membutuhkan banyak air.

Waspadai Ancaman Penyakit DBD di Musim Kemarau, Lakukan Ini untuk Pencegahan

"Petani khususnya petani musiman untuk menanam tumbuhan yang tidak membutuhkan banyak air, seperti bawang putih, sawi putih, daun bawang, wortel dan tanaman lainnya," katanya.

Spot Panas Diatas Rata-rata di Daerah Provinsi Lampung Bagian Utara

Suhu panas hampir merata ke daerah-daerah, namun beberapa lokasi hotspot (lokasi suhu di atas rata-rata) yang muncul akibat cuaca yang terlalu panas yaitu Lampung Selatan, Lampung Timur, Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang, Mesuji, Lampung Tengah, Lampung Utara.

"Sedangkan untuk daerah lainnya masih dalam tingkat panas yang aman," ungkapnya.

Rudy minta masyarakat melaporkan jika terjadi kebakaran. "Laporkan kepada pihak terkait seperti Polisi, TNI dan BPBD setempat," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/Ade Irawan)

Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved