Ayah Jalan Kaki Gendong Jenazah Anaknya Keluar Puskesmas, Kepala Dinas Kesehatan Minta Maaf

Sebuah video memperlihatkan seorang ayah jalan kaki gendong jenazah anaknya keluar puskesmas menjadi viral di media sosial (medsos).

Ayah Jalan Kaki Gendong Jenazah Anaknya Keluar Puskesmas, Kepala Dinas Kesehatan Minta Maaf
Kolase Facebook Info Tangerang/Tribun Jakarta Ega Alfreda
Ayah Jalan Kaki Gendong Jenazah Anaknya Keluar Puskesmas, Kepala Dinas Kesehatan Minta Maaf. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Sebuah video memperlihatkan seorang ayah jalan kaki gendong jenazah anaknya keluar puskesmas menjadi viral di media sosial (medsos).

Hal itu dilakukan lantaran permintaan sang ayah untuk menggunakan ambulans rumah sakit ditolak pihak puskesmas.

Sejumlah fakta terungkap dalam kasus ayah jalan kaki gendong jenazah anaknya keluar puskesmas, yang videonya menjadi viral tersebut.

Berikut, fakta pada kasus ayah jalan kaki gendong jenazah anaknya keluar puskesmas sebagaimana dilansir Tribun Jakarta dan Warta Kota.

 

1. Kronologi bocah tenggelam di Sungai Cisadane

Menurut warga sekitar yang menjadi saksi pencarian, Irfan, korban tenggelam diketahui berjumlah dua orang.

Mereka berumur 12 tahun dan 8 tahun.

Irfan menuturkan, awalnya, mereka berempat sedang mandi.

Ayah Bopong Jenazah Anaknya Jalan Kaki Gara-gara Ambulans Puskesmas Tak Boleh Antar Mayat

Namun nahas, dua di antaranya tidak terselamatkan dari ganasnya arus Sungai Cisadane.

"Menurut informasi, ada empat orang kebetulan sedang mandi agak ke tengah Sungai Cisadane. Yang dua selamat, yang dua lagi ke dalam," jelas Irfan kepada TribunJakarta.com di lokasi, Jumat (23/8/2019).

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved