Public Service

Unduh MP3 di Internet Langgar Hukum?

Apabila dilihat dari sisi hak cipta, apakah pelaku download/downloader masuk kategori melanggar?

Unduh MP3 di Internet Langgar Hukum?
Istimewa
Gindha Ansori Wayka 

Unduh MP3 di Internet Langgar Hukum?  

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka A Solihin 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Yth Pengamat Hukum. Saya ingin bertanya seputar maraknya aktivitas mengunduh lagu yang biasanya dalam format MP3 dengan memanfaatkan fasilitas internet. Apabila dilihat dari sisi hak cipta, apakah pelaku download/downloader masuk kategori melanggar?

Pengirim : +62878 85561xxx

Langgar UU Hak Cipta 

Terima kasih atas pertanyaannya. Di zaman teknologi informasi saat ini semua menjadi sangat mudah. Semua hal dapat diakses melalui internet atau media sosial termasuk download MP3.

Motor Cicilan Disita Leasing di Tengah Jalan, Apakah Dibenarkan?

Secara hukum perbuatan mengunduh lagu berformat mp3 dari internet dikategorikan sebagai pelanggaran dalam hal penggandaan suatu ciptaan karena telah memenuhi unsur Pasal 113 ayat (3) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, yang menjelaskan:

"Setiap orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin Pencipta atau pemegang Hak Cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi pencipta sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf e, dan/atau huruf g untuk Penggunaan Secara Komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah)".

Terganggu SMS Penawaran Pinjaman

Dalam hal lain, perbuatan mengunduh lagu berformat mp3 melalui internet apabila tujuannya untuk menyebarluaskan atau untuk kepentingan komersial (bisnis), maka hal tersebut termasuk pelanggaran hak cipta sebagaimana diatur Pasal 113 ayat (4) UU Hak Cipta yang mengatur mengenai pembajakan.

Isinya: "Setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud pada ayat (3) yang dilakukan dalam bentuk pembajakan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 4.000.000.000,00 (empat miliar rupiah)".

Gindha Ansori Wayka

Akademisi dan Praktisi Hukum di Bandar Lampung

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved