Universitas Lampung

ICMACES 2019 Hadirkan Para Pakar

Seminar Internasional ICMACES 2019 yang digagas Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung (Unila)

ICMACES 2019 Hadirkan Para Pakar
Ist
ICMACES 2019 hadirkan sejumlah ahli bidang kelautan dan pesisir, serta bidang pembangunan ekonomi. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, UNILA - Seminar Internasional ICMACES 2019 yang digagas Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Lampung (Unila) menghadirkan sejumlah ahli bidang kelautan dan pesisir, serta bidang pembangunan ekonomi.

Mereka berasal dari beberapa universitas dalam maupun luar negeri dan nampak hadir mempresentasikan makalah-makalah berkenaan dengan tema yang diusung.

ICMACES 2019 menghadirkan sejumlah ahli bidang kelautan dan pesisir, serta bidang pembangunan ekonomi.
ICMACES 2019 menghadirkan sejumlah ahli bidang kelautan dan pesisir, serta bidang pembangunan ekonomi. (Ist)

Acara yang berlangsung di Hotel Emersia, Bandar Lampung ini dinilai sangat penting mengingat Indonesia negara kepulauan dengan garis laut lebih dari 81.000 km dan sebagian besar masyarakatnya menggantungkan hidup dari pesisir.

Pada seminar ini panitia telah menerima puluhan makalah untuk dipresentasikan yang melibatkan puluhan peneliti yang berasal dari Indonesia dan mancanegara. Sejumlah bahasan yang disampaikan pada kegiatan ini antara lain Budidaya Perikanan Mendukung Ekonomi Biru; Pemberdayaan Sosial Pesisir Biologi Kelautan; Manajemen dan Layanan Kelautan dan Pesisir; Kebijakan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil; Mitigasi Pesisir dan Laut; Oseanografi dan Perubahan Iklim; Rekayasa Pesisir; Biosistem Kelautan dan Informatika; serta Sistem Peringatan Dini Tentang Bencana Laut.

Sebagai pembicara utama kegiatan ini meliputi Ryohei Kada, Ph.D., dari Sijonawate Gakuen University, Jepang dengan judul materi Pemberdayaan Sosial untuk Risiko Bencana Alam; Takahiro Sayama dari Universitas Kyoto, Jepang, soal Pelajaran untuk Belajar dari Hidrologi dan Pemetaan Banjir dari DAS Batanghar”; Rattanawan Mungkung dari Universitas Kasetsart, Thailand, soal Teknologi dan Manajemen Lingkungan.

Selanjutnya Prof. DR. Normawaty Binti Mohammad Noor dari Universitas Islam Internasional Malaysia, tentang Mekar Ganggang yang Berbahaya: Skenario Malaysia; Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, M.Sc., selaku perwakilan Masyarakat Akuakultur Indonesia dengan judul materi Budidaya Perikanan Berkelanjutan.

Prof. Warsito, S.Si., DEA., Ph.D., selaku perwakilan Pendidikan Indonesia di Perancis-Departemen Pendidikan Indonesia) dengan judul materi Sistem Peringatan Dini untuk Bencana Alam; Udin Hasanudin dari Universitas Lampung soal Studi Tentang Struktur Komunitas Mikrobial dan Pemurnian Polutan di Sedimen Pesisir; Prof. DR. Mustofa Usman, M.A., selaku Dekan Sekolah Pascasarjana Universitas Lampung dengan judul Analisis Statistik Terapan Untuk Studi Kelautan dan Pesisir.

Diharapkan kegiatan ini bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat, khususnya dalam hal penyebarluasan dan pengembangan ilmu pengetahuan. (*)

Penulis: Advertorial Tribun Lampung
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved