Tribun Bandar Lampung
BREAKING NEWS - Evakuasi Mayat Namin dari Dalam Sumur, Tim BPBD Bandar Lampung Kerahkan Tim Rescue
Evakuasi mayat Namin Kesumahadi (50), tim BPBD kerahkan Tim Rescue. Pantauan Tribun, evakuasi mayat korban berlangsung cukup lama.
Penulis: hanif mustafa | Editor: Teguh Prasetyo
Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Evakuasi mayat Namin Kesumahadi (50), tim BPBD kerahkan Tim Rescue.
Pantauan Tribun, evakuasi mayat korban berlangsung cukup lama.
Satu regu tim rescue melakukan evakuasi sejak pukul 10.00 wib.
Namun saat evakuasi bambu penarik mayat sempat patah.
Setelah pukul 10.30 wib, mayat korban pun berhasil diangkat dari dalam sumur.
Selanjutnya jenazah dibawa ke RSUDAM menggunakan ambulance gratis Kota Bandar Lampung.
Sementara, Arif keponakan korban tidak mengetahui peristiwa yang telah menimpa pamannya tersebut.
"Saya gak tahu, pokoknya paman saya meninggal," ungkapnya sembari meninggalkan lokasi.
• BREAKING NEWS - Sepekan Namin Tak Terlihat, Ketua RT Dobrak Pintu Rumah dan Panggil Pihak Keluarga
Undang Keluarga
Dobrak pintu rumah, Ketua RT panggil pihak keluarga.
Ade Febrian Ketua RT 01 LK 1 Perumahan billabong mengatakan sebelum mendobrak pintu rumah korban ia mengundang pihak keluarga.
"Kami dobrak jam 9 pagi tadi, korban ini gak pernah keliatan, makanya kami undang keluarga untuk cek kedalam rumah," ungkapnya.
Lanjutnya, setelah didobrak ternyata korban ditemukan didalam sumur.
"Saya cek korban di dalam sumur. Memang korban ada kelainan jiwa bisa dibilang begitu," katanya.
Ade menuturkan jika keseharian korban orangnya baik namun hanya dirumah saja dan sendirian tanpa ada yang menemani.
"Dia tinggal sendiri, pisah dengan istrinya, anaknya di daerah NTT, sudah lima hari gak nampak," tandasnya.
• BREAKING NEWS - Tetangga Menduga Namin Terpeleset Lalu Masuk ke Dalam Sumur
Suka mandi
Tetangga mengenal Namin Kesumahadi (50) suka mandi tengah malam.
Hal ini diungkapkan tetangganya Neli saat ditemui di lokasi kejadian.
" Dia itu suka mandi, mau jam 11 malam, jam berapa pun jebar jebur mandi," ujarnya, Rabu 28 Agustus 2019.
Lanjutnya, setiap kali Namin mandi tetangga mendengar suara orang menimba.
"Bapaknya itu memang gak punya pompa air, kalau mau mandi nimba air disumur," bebernya
Selain itu saat mandi, beber Neli, Namin selalu berteriak tidak jelas.
"Jadi selain kedengaran jebar jebur, kadang teriak kayak tarzan, hu hu hu gitu," katanya.
Ia pun menduga jika namin terpeleset dan masuk kedalam sumur.
"Sumurnya juga dalam, mungkin pusing jadi masuk," sebutnya.
Neli pun mengatakan jika korban memiliki dua anak, namun saat ini berada di NTB.
"Kalau anaknya tiap bulan kesini bersihin rumah ngantar ambil pensiunan, tapi sekwrang anaknya lagi di NTB," sebutnya.
Neli menambahkan korban merupakan bekas PNS di kelurahan.
"Tapi saya kurang tahu kelurahan mana," tandasnya.
• BREAKING NEWS - Mayat Tertelungkup Dalam Sumur Sudah Lama Ditinggal Istri Lantaran Gangguan Jiwa
Tinggal sendiri
Namin Kesumahadi (50) pria paruh baya yang ditemukan tertelungkup di sumur rumahnya rupanya sudah sejak lama tinggal sendirian.
Salah satu tetangga Neli mengatakan jika Namin sudah tinggal sendirian sejak pisah ranjang dengan istrinya beberapa tahun silam.
"Dia tinggal sendirian sejak pisah, tapi kalau tinggal disini sejak awal nikah, lupa tahun berapa tapi sudah lama," ujarnya, Rabu 28 Agustus 2019.
Neli pun mengatakan jika istri Namin meninggalkannya lantaran korban mengalami gangguan jiwa.
"Memang agak miring jadi istri ninggalin, sudah gak ketulungan (ganggauan mental)," bebernya.
Meski mengalami gangguan jiwa, Neli menuturkan korban tak pernah mengamuk.
"Gak pernah ganggu tapi ya gitu, kalau rame gak mau negor kayak marah, kalau sepi dia mau negor," sebutnya.
• BREAKING NEWS - Curiga Tak Pernah Keluar Rumah, Tetangga Temukan Namin Telungkup di Dalam Sumur
Tak keliatan
Seminggu tidak kelihatan, pria paruh baya ditemukan tertelungkup di dalam sumur rumahnya sendiri.
Peristiwa ini menimpa Namin Kesumahadi (50) warga Jalan Cendana 4, Perumahan Bilabong Jaya Kecamatan Langkapura.
Namin ditemukan tak bernyawa oleh tetangganya setelah beberapa hari tak keluar rumah.
Neli tetangga rumah korban mengatakan kecurigaan muncul setelah Namin tidak pernah keluar rumah.
"Kami itu curiga, dia gak pernah keluar, ada lah empat sampai seminggu," ungkapnya, Rabu 28 Agustus 2019.
Lanjutnya, biasanya Namin keluar rumah mencari makan.
"Nah kalaupun dia keluar pasti jendelanya ditutup, tapi ini jendela terbuka dan pintu dikunci," sebutnya.
Untuk memastikan, kata Neli, para tetangga mengetuk pintu rumah Namin.
"Kemarin sudah digedor, tapi gak dibuka, penasaran pagi ini ya sekitar jam 8 kita dobrak, eh ketemu sudah ada didalam sumur," tandasnya.
(tribunlampung.co.id/hanif mustafa)