Tribun Lampung Tengah

Dokter Ardito Wijaya Terangkan Penyebab Sakit yang Diderita Dua Beradik di Way Pengubuan Lamteng

Kondisi yang dialami Fita Triyanti (10) dan Veni Risdianti (21) anak dari Riska Ramanti (41), mendapat perhatian dari berbagai pihak.

TribunLampung/Syamsir Alam
dr Ardito Wijaya bersama keluarga Riska dan kedua anaknya. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Syamsir Alam

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TERBANGGI BESAR - Kondisi yang dialami Fita Triyanti (10) dan Veni Risdianti (21) anak dari Riska Ramanti (41), warga Kampung Purnama Tunggal, Kecamatan Way Pengubuan, mendapat perhatian dari berbagai pihak.

Terakhir, staf dokter di Puskesmas Seputih Mataram yang juga mantan Kepala Puskemas Bandar Jaya, Ardito Wijaya menyambangi kediaman Riska di Kampung Purnama Tunggal, Rabu (28/8/2019).

Ardito yang tampak haru dengan suasana kediaman Riska dan kedua anaknya, terlibat obrolan santai namun sesekali Ardito menanyakan perihal sakit yang dialami Riska.

Setelah mendengar penjelasan Riska dan sempat melakukan observasi terhadap Fita, Ardito menjelaskan kondisi sebenernya yang dialami bungsu dari dua bersaudara itu.

"Pengeroposan tulang (kaki sebelah kiri) atau osteoporosis yang dialami Fita dikarenakan kurangnya nutrisi pada anak, baik karena mineral, kalsium, atau vitamin D," kata Ardito yang pernah menjabat sebagai Komiter Remaja Ijin Praktik (KRIP) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung Tengah itu.

Tak hanya itu, pengeroposan tulang kaki yang dialami Fita juga bisa diakibatkan oleh konsumsi obat tertentu dalam jangka waktu yang lama.

"Kalau terhadap Fita, bisa keduanya menjadi faktor resiko. Karena hidrocephalus yang ia alami, membuat Fita terpaksa mengkonsumsi obat jangka panjang dan kekurangan suplemen Kalsium dan vitamin D," imbuhnya.

Perjuangan Ibu dari Way Pengubuan Hidupi Dua Anaknya, Satu Idap Tumor dan Satunya Idap Hidrosefalus

Sementara saat disinggung terkait tumor yang diidap si sulung Veni, Ardito mengatakan, dirinya tidak melakukan observasi banyak kepada anak pertama Riska itu.

Hanya saja ia menjelaskan, tumor itu kondisinya bisa jinak atau ganas, tergantung hasil pemeriksaan Patologi Anatomi (PA), terlebih Veni sudah pernah mendapat penanganan operasi.

Halaman
1234
Penulis: syamsiralam
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved