Hotline Public Service

Penyebab Mata Anjing Belekan

Kepada Yth Dokter Hewan. Anjing milik saya sudah dua pekan ini mengalami belekan pada matanya.

Penulis: Eka Ahmad Sholichin | Editor: Yoso Muliawan
Mirror
Anjing jenis golden labrador memeluk majikannya 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kepada Yth Dokter Hewan. Anjing milik saya sudah dua pekan ini mengalami belekan pada matanya.

Pertanyaan saya, apa penyebab mata anjing belekan? Dan, bagaimana solusinya?

Mohon penjelasannya, terimakasih.

Pengirim: +6281279638xxx

Infeksi Virus atau Bakteri

Allah menciptakan sistem pertahanan tubuh pada hewan terhadap benda asing (debu, kuman, penyakit baik virus maupun bakteri) yang sangat andal.

Beberapa sistem pertahanan khusus area mata antara lain pertahanan fisik (berkedip dan mengucek mata), pertahanan kimiawi (kelenjar air mata), dan pertahanan biologis (zat kebal yang terproduksi di sekitar mata).

Jika ada benda asing masuk ke daerah mata, secara autoreflek mata akan berkedip untuk menghindari masuknya benda tersebut.

Namun, jika hal itu tidak berhasil, kelenjar air mata akan memproduksi air mata saat benda asing itu masuk ke dalam mata. Tujuannya, melumasi dan melindungi mata dari benda asing sehingga kotoran yang masuk bisa keluar dengan bantuan air mata. Kotoran itu selanjutnya keluar dalam bentuk "tahi mata".

Jika perlindungan kimiawi tidak berhasil, sistem pertahanan biologis akan bekerja. Caranya dengan membentuk sel-sel kekebalan. Umumnya, peradangan pada mukosa mata atau iritasi (belekan) akan menyertainya.

Artinya, jika sistem pertahanan pada area mata masih bekerja, "tahi mata" dan belekan merupakan tanda masih berfungsinya mekanisme pertahanan tubuh dengan baik.

Adapun beberapa penyakit yang menyerang anjiing dengan manifestasi (gejala) berupa keluarya air mata, "tahi mata", dan belekan. Antara lain infeksi virus, infeksi bakteri, gangguan nutrisi yang cukup serius (misalnya akibat kekurusan, infestasi cacing-kutu dalam jumlah tertentu, dan lainnya).

Hampir semua penyakit akibat virus dan bakteri tersebut bisa menular ke anjing lain. Bahkan beberapa di antaranya ada yang bersifat zoonosis (menular ke manusia), di antaranya leptospirosis dan rabies.

Saran saya, sebaiknya segera periksakan hewan kesayangan Anda ke Dokter Hewan Praktik. Ini untuk pemeriksaan fisik maupun, jika perlu, pemeriksaan laboratorium. Dengan begitu, akan terdiagnosis pasti.

Atas dasar diagnosis itu, Dokter Hewan bisa menentukan pengobatan atau tindakan lainnya yang tepat, sesuai kasus pada anjing Anda.

Amanah Veterinary Services - Drh Sugeng Dwi Hastono 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved