Tribun Tulangbawang Barat

Pemkab Gelar Festival Tubaba 2019, Tampilkan Tari Nenemo yang Libatkan 75 Penari

Festival Tubaba yang bertajuk "Datang Dari Masa Depan" ini digelar di kota uluan nunghik yang merupakan kampung suku Baduy Tubaba

Pemkab Gelar Festival Tubaba 2019, Tampilkan Tari Nenemo yang Libatkan 75 Penari
Tribunlampung.co.id/Endra
Festival Tubaba 2019 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Pemkab Tulangbawang Barat gelar Festival Tubaba 2019, Kamis (29/08).

Festival Tubaba yang bertajuk "Datang Dari Masa Depan" ini digelar di kota uluan nunghik yang merupakan kampung suku Baduy Tubaba pada tanggal 29 sampai 31 agustus 2019.

"Festival ini untuk merayakan proses menuju Tubaba," terang Bupati Tubaba Umar Ahmad.

Event festival Tubaba meliputi seluruh unsur dalam sendi sendi kehidupan di Tubaba yang bertajuk "Datang Dari Masa Depan".

Unsur itu diantaranya, kota uluan unghik rumah baduy, patung marga empat, sesat agung ragem say mangei wawai.

Dan juga dilaksanakan pementasan tari nenemo, seni rupa, pementasan teater demit, zikir lampung, reog ponorogo, tari jaipong, dan karawitan anak-anak.

Direktur Festival Tubaba 2019, Semi Ikra Anggara, menjelaskan, untuk edisi tahun 2019 mengambil tema “Dari Masa Depan”, sebuah metafor tentang visi sebuah kota dari generasi muda.

Visi tersebut akan dilihat dalam presentasi karya di dalam seni rupa berbagai tematik dan teknik akan terurai dalam setiap karya rupa mereka.

Semi mengatakan, enam grup teater yang meskipun masih menggunakan naskah-naskah lama tapi coba ditafsirkan oleh pikiran mereka yang milenial.

Sedangkan musik mencoba memainkan elemen pentatonik dan diatonik untuk mewujudkan musik kolaboratif.

Dalam festival ini, juga ditampilkan tari Nenemo yang melibatkan 75 penari untuk menebalkan filosofi “Nenemo” sebagai visi masa depan Tubaba.

"Berangkat dari filosofi lokal Lampung, nemen, nendes, nrimo (Nenemo), tarian ini mengajak kita semua merealisasikan falsafah hidup di atas. Bekerja, bergotong royong, merayakan kebersamaan, tahan banting, mengolah ladang, untuk Satu Tubaba. Menyatukan energi baik untuk untuk kebaikan bersama," tandas Semi.

(Tribunlampung.co.id/endra zulkarnain)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved