Pemprov Lampung Minta KPK RI Kawal Sengketa Lahan Register 45 Mesuji

Pemerintah Provinsi Lampung meminta KPK mengawal sengketa lahan kawasan Register 45 Mesuji Provinsi Lampung.

Pemprov Lampung Minta KPK RI Kawal Sengketa Lahan Register 45 Mesuji
Tribunlampung.co.id/Kiki
LaOde Muhammad Syarif Wakil Ketua KPK RI 

Laporan Reporter Tribunlampung Kiki Adipratama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG  - Pemerintah Provinsi Lampung meminta KPK mengawal sengketa lahan kawasan Register 45 Mesuji Provinsi Lampung.

Pasalnya, sengketa lahan ini salah satu yang menjadi sorotan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

LaOde Muhammad Syarif Wakil Ketua KPK RI mengatakan kawasan register 45 salah satu kawasan ilegal loging yang akan ditertibkan bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung.

"Hutan yang dirambah sehingga menjadi ilegal loging," kata LaOde seusai Audiensi dengan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Rung Kerja Gubernur, Kamis (29/8/2019).

Berdasarkan hal itu Arinal menjelaskan pihaknya bersama TNI dan Kepolisian akan bertanggung jawab yang menjadi persoalan pidana.

"Selanjutnya langkah kebijakan itu adalah kewenangan pihak kementerian kehutanan," ujar Arinal.

Lebihlanjut ia menerangkan pihaknya akan menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi di Provinsi Lampung agat kedepan Lampung menjadi lebih kondusif.

Gubernur Arinal Minta KLHK Mencari Solusi atas Konflik Register 45 Mesuji yang Selalu Berulang!

Inilah Gambaran Lahan Garapan Singkong di Register 45 Mesuji yang Jadi Tempat Bentrokan Berdarah

Kemudian hal senada juga diucapakan pleh Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Syaiful Bachri yang mengatakan persoalan Register 45 hanya bisa diselesaikan oleh pihak yang berwenang yakni Kementerian Kehutanan.

"Dalam hal ini yang bisa menyelesaikan hanya pihak yang berwenang yaitu kementerian kehutanan," jelasnya.

Oleh karena itu, katanya, kami ingin KPK untuk mengawal betul-betul saran-saran yang telah kami berikan dalam pembahasan.

(Tribunlampung.co.id/Kiki Adipratama)

Penulis: kiki adipratama
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved