Tamat Kuliah, Anak Miliarder Terkenal Disuruh Jadi Orang Miskin. Dibekali Rp 100 Ribu, Selanjutnya?

Ibarat lirik lagu Oppie Andersta Pengen punya mobil, mewah ..Lengkap dengan AC, tape dan sopir pribadi cukup meminta tentu orangtua akan memenuhinya

Tamat Kuliah, Anak Miliarder Terkenal Disuruh Jadi Orang Miskin. Dibekali Rp 100 Ribu, Selanjutnya?
intisari
Kisah Anak Miliarder yang Disuruh Ayahnya Jadi Orang Miskin, dan Hanya Dibekali Uang Rp100 Ribu, Apa yang terjadi selanjutnya? 

Dia dilarang membawa ponsel, tidak boleh memanfaatkan koneksi keluarga, dan tidak diberi tempat tinggal untuk menetap.

Jadwal dan Lokasi Mangkal SIM Keliling di Bandar Lampung Kamis 29 Agustus 2019

Savji memang sengaja memperlakukan anaknya seperti itu. Tujuannya, supaya si anak bisa merasakan secara langsung penderitaan dan kesakitan orang miskin.

Sehingga nantinya, sang anak akan lebih menghargai sesama manusia ketimbang uang.

Seperti dilansir dari India Today, Hitarth harus berjuang dari nol. Kini anak miliarder tersebut tidak ada bedanya dengan pengemis di Hyderabad.

"Saya adalah lulusan AS, memiliki lisensi pilot serta pemegang sertifikat GIA Diamond Grading, namun tidak ada yang membantu saya di Hyderabad. Setelah sampai sini, saya mulai mencari pekerjaan karena saya hampir tidak punya uang," ungkap Hitarth.

Ditinggal di Dalam Mobil Fortuner, Tas Istri Kapolres Digondol Maling hingga Rugi Ratusan Juta

Kisah Dua Jenazah Tertukar, Saat Dimandikan Keluarga Kaget Lihat Wajahnya

Orangtua Berikan Anaknya Makanan Vegetarian, Kondisi Bayi Vegan Ini Menyedihkan di Usia 3 Tahun

“Saya tidak tahu kota, budaya, dan bahasanya. Saya takut, tapi yakin. Dengan uang di dompet dan tak ada telepon, saya tiba di Hyderabad dan mulai hidup baru."

Pertama-tama yang dilakukan Hitarth adalah mencari tempat tinggal.  Dia berhasil mendapatkan tempat kost atau lebih tepatnya rumah singgah murah yang sewanya hanya 100 rupe atau sekitar Rp21 ribu/bulan. "Tapi satu ruangan dihuni 17 orang," kata Hitarth.

Setelah mendapat rumah untuk berteduh Hitarth berjuang keras mendapatkan pekerjaan.

Tiga  hari kemudian dia diterima di sebuah perusahaan makanan internasional dengan gaji 4000 rupee (sekitar Rp841 ribu). Namun Hitarth hanya sanggup bekerja 5 hari sebelum akhirnya resign.

Ditinggal di Dalam Mobil Fortuner, Tas Istri Kapolres Digondol Maling hingga Rugi Ratusan Juta

Hitarth bergonta-ganti pekerjaan.Dia mengaku beruntung pernah menjadi sebuah tenaga marketing yang digaji 1500 rupee seminggu. Hitarth ganti 4 pekeraan dalam sebulan dan berhasil mengumpulkan uang 5000 rupee atau sekitar Rp1 juta rupiah.

Jumlah yang sebenarnya sangat kecil dibandingkan uang saku sekolahnya dulu, namun jauh lebih bernilai di mata Hitarth sekarang.

Halaman
123
Penulis: Romi Rinando
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved