VIDEO Gedor Lampung Dorong Gubernur Keluarkan Pergub Transportasi Online

Sekitar 1.000 pengemudi ojek online (ojol) mendorong Pemprov Lampung khususnya gubernur mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub).

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sekitar 1.000 pengemudi ojek online (ojol) mendorong Pemprov Lampung khususnya gubernur mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Transportasi Online.

Ini untuk mengatur persaingan sehat di antara aplikator transportasi online di Lampung.

Dorongan itu terlontar dalam aksi damai para pengemudi ojol, Kamis (29/8/2019).

Peserta aksi menamakan diri Gerakan Driver Online Roda 2 dan Roda 4 (Gedor) Lampung.

Mereka merupakan gabungan dari organisasi pengemudi ojol, yaitu Gabungan Admin Shelter Pengemudi Ojek Online Lampung (Gaspool), DPD Asosiasi Driver Online (ADO) Lampung, dan DPD PAS Lampung.

Dalam aksi damai, mereka konvoi menggunakan sekitar 1.000 unit sepeda motor dan 200 unit mobil.

Rute aksi konvoi mulai dari Jalan Dr Harun II, Jalan Putri Balau, Kecamatan Kedamaian, menuju Jalan Pangeran Antasari, Jalan Wolter Manginsidi, berakhir di kantor Pemprov Lampung.

Salah satu Presidium Gedor Lampung Miftahul Huda menyatakan miris dengan beroperasinya aplikator transportasi online yang melanggar ketentuan pemerintah, terutama terkait batas tarif bawah dan tarif per kilometer.

"Ini jelas sangat merugikan mitra (pengemudi ojol) karena menyebabkan persaingan tidak sehat di antara aplikator transportasi online," katanya saat berorasi.

Aksi Damai, Massa Ojek Online Dorong Pergub Transportasi Online

Pencurian Modus Pecah Kaca di Pahoman, Pembobol Mobil Sempat Dikira Ojek Online

Iif, sapaan akrabnya, mengungkap adanya aplikator transportasi online yang menerapkan tarif minimal Rp 3.000 untuk ojol motor. Tarif minimal itu belum dengan pemotongan 10 persen.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Iskandar
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved