Tribun Pesawaran

4 Hari Operasi Patuh Krakatau 2019 Satlantas Polres Pesawaran Tindak 391 Pelanggaran

Sebanyak 652 pengendara mendapat sanksi tilang selama empat hari pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2019 Satuan Lalu Lintas Polres Pesawaran.

4 Hari Operasi Patuh Krakatau 2019 Satlantas Polres Pesawaran Tindak 391 Pelanggaran
Tribunlampung.co.id/Didik
Kasat Lantas Pesawaran AKP Ridho Rafika memeriksa kelengkapan surat pengendara dalam Operasi Patuh Krakatau 2019 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Sebanyak 652 pengendara mendapat sanksi tilang selama empat hari pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2019 Satuan Lalu Lintas Polres Pesawaran, 29 Agustus - 1 September 2019.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pesawaran AKP Ridho Rafika mengatakan, dari sebanyak 652 tilang tersebut, sebanyak enam kendaraan di tahan karena pengemudinya tidak dapat menunjukkan surat.

"Apabila pelanggar tidak membawa STNK atau SIM maka yang disita kendaraan," ungkapnya, Minggu (1/9/2019).

Lanjut dia, jika bisa memperlihatkan salah satu, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) atau Surat Izin Mengemudi (SIM), maka selanjutnya akan dikenakan pasal yang dipersangkakan terhadap pelanggar.

Baru kemudian penindakkan terhadap pelanggaran tersebut. Selama empat hari operasi tersebut, kata Ridho, pihaknya menindak 392 STNK dan 254 SIM.

Ridho menambahkan bahwa pihaknya juga menereapkan penindakan e-tilang, sebanyak 391 pelanggaran. Ridho mengakui bila telah menerapkan penindakkan e-tilang.

Kerap Tonton YouTube, Bocah 7 Tahun Lakukan Pencabulan Terhadap Seorang Balita di Belakang Rumah

Tapi, kata dia, tidak semua pelanggar diberikan e-tilang dengan melihat jenis pelanggaran. Mengingat wilayah Kabupaten Pesawaran sebagai perlintasan yang menghubungkan antar kabupaten dan antar provinsi.

Begal di Lampung Tembaki Warga, Sempat Ancam Ibu dan Anak

Ridho menuturkan, dengan e-tilang proses pembayaran denda tilang jauh lebih mudah. Karena tidak perlu lagi datang untuk menghadiri sidang penilangan.

Pelanggar dapat melakukan pembayaran denda melalui teller bank BRI, mesin ATM atau mobile banking. Penerapan e-tilang tersebut, kata Ridho untuk kecepatan dan pelayanan pengguna jalan.

(Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan C)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved