Tribun Bandar Lampung

Taman Budaya Lampung Gelar Pameran dan Pergelaran Seni Se-Sumatera XXIII

Taman Budaya Lampung menjadi tuan rumah perhelatan Pameran dan Pergelaran Seni Se-Sumatera XXIII.

Taman Budaya Lampung Gelar Pameran dan Pergelaran Seni Se-Sumatera XXIII
Istimewa
Persiapan menjelang Pameran dan Pergelaran Seni Se-Sumatera XXIII di Taman Budaya Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Taman Budaya Lampung menjadi tuan rumah perhelatan Pameran dan Pergelaran Seni Se-Sumatera XXIII.

Program tahunan Taman Budaya Se-Sumatera yang mengusung tema “Karya Sumatera untuk Indonesia” ini dibuka pada Kamis (5/9/2019) mendatang.

Presentasi karya mulai dari pertunjukan tari, musik dan pameran seni rupa yang bisa disaksikan, dan diapresiasi oleh masyarakat luas itu rencananya dibuka oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Taman Budaya Lampung

"Kami saat ini sedang mempersiapkan perhelatan besar sumatera mulai dari perlengkapan gedung pertunjukan, gedung pameran dan perlengkapan secara administrasi untuk menunjang suksesnya kegiatan Pameran dan Pergelaran Seni Se-Sumatera XXIII," kata Kepala Taman Budaya Lampung Suslina Sari dalam rilisnya, Senin (2/9/2019).  

”Untuk pementasan, kami juga melibatkan para pelajar, Welcome Music, SMAN 2 Bandar Lampung, Tari Mulei Businjang, Musikalisasi Puisi SMKN 9 Bandar Lampung, SMKN 3, Tari Bedana SMKN 1 Bandar Lampung, Musik Nyambai SMKN 1 Bandar Lampung, Musik SMKN 1 Buay Bahuga Way Kanan," tambahnya.   

Menjelang hajat tersebut, gedung pameran Taman Budaya Lampung tengah dipersiapkan dengan menata karya lukis.

Hasil kurasi yang masuk untuk dipresentasikan dalam pameran dengan tema Transformation Estetika Sumatera, ada 40 karya lukis dari Lampung, Bengkulu, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Riau, dan Jambi.

Torehan Kuas Kapolda-Gubernur Hasilkan Rp 50 Juta, Thomas Riska Menang Lelang Lukisan Rp 65 Juta

Besok, Wali Kota Bandar Lampung Herman HN akan Mencoblos di TPS 11 Palapa Taman Budaya Lampung

”Karya lukis Sumatera yang terseleksi pada Minggu (25/8/2019) lalu cukup memuaskan. Perubahan dalam bentuk rasa mendekati tema yang kami usung pada perhelatan kali ini. Walaupun karya pelukis Lampung masih didominasi realisme," kata Kurator Seni Rupa Lampung Joko Irianta.

"Digitalisasi, informasi, komunikasi yang terjadi saat ini belum menyentuh kesadaran kita untuk mengubah karya seni menggunakan teknologi seperti karya video art, fotografi dengan fenomena yang terjadi saat ini," imbuhnya.

Dia berharap ke depan karya-karya seni rupa Sumatera bisa menuju dan mengikuti perkembangan seni rupa Indonesia dengan kolaborasi digitalisasi dengan konsep-konsep pembaruan sehingga dinamika seni rupa Sumatera bisa sejajar dengan daerah lain. (Tribunlampung.co.id/Daniel Tri Hardanto)

Penulis: Daniel Tri Hardanto
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved