Fokus Isu Sosial, Komunitas Doodle Art Bandar Lampung Rutin Bikin Coretan Berpesan Moral

Seni menggambar ada beberapa macam. Satu di antaranya doodle art. Komunitasnya pun sudah ada di Bandar Lampung: Doodle Art Bandar Lampung (DBL).

Fokus Isu Sosial, Komunitas Doodle Art Bandar Lampung Rutin Bikin Coretan Berpesan Moral
Istimewa
KARYA SENI DOODLE -┬áPara penggiat Doodle Art Bandar Lampung (DBL) membuat karya seni doodle di tembok. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Seni menggambar ada beberapa macam. Satu di antaranya doodle art. Komunitasnya pun sudah ada di Bandar Lampung, yaitu Doodle Art Bandar Lampung (DBL).

Pendiri DBL Adel Liberty menjelaskan komunitasnya menuangkan ide kreatif melalui media seperti skecthbook, kanvas, styrofoam, cup coffee, talenan, kaos, helm, nampan anyaman, dan lainnya.

"Kami fokus pada isu sosial. Kami membuat karya coretan yang memiliki pesan moral sehingga bisa mengedukasi masyarakat," ujarnya kepada Tribun Lampung, Rabu (4/9/2019).

Tak asal-asalan membuat coretan berupa gambar di dinding, DBL selalu meminta izin dengan pamong setempat.

"Kalau mau menuangkan ide di dinding, harus izin dengan pamong setempat. Izin ini bertujuan menghindari aksi vandalisme," kata Adel.

Para penggiat DBL rutin berkumpul. Setiap kopi darat alias bertemu, mereka mendiskusikan seni doodle. Lokasi favorit mereka untuk kopdar biasanya di kafe atau tempat terbuka lainnya.

"Kami lengkapi kopdar dengan 'pesta' diskusi materi terkait seni doodle dan seni lainnya," ujar Adel.

Untuk menjalin komunikasi, para penggiat DBL bertemu langsung atau berdiskusi melalui grup WhatsApp.

"Siapapun bisa ikut komunitas ini. Bisa kunjungi akun Instagram @doodleartbandarlampung," jelas Adel.

"Kami terbuka dengan siapa saja yang ingin bergabung. Terpenting bertujuan belajar, berjejaring, dan tukar pendapat," imbuhnya.

Doodle Competition 2019

Komunitas DBL akan mengadakan kegiatan pada Oktober mendatang. Kegiatan itu adalah Doodle Competition 2019.

Pengurus DBL Eliana menjelaskan pihaknya terus mematangkan rencana kegiatan tersebut. Mulai dari tempat acara hingga target peserta yang akan mengikuti kompetisi.

"Kami terus membahas agenda itu. Harapannya bisa sukses," kata Eliana. "Desember mendatang juga akan ada acara mural jamming," imbuhnya. 

(Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra)

Penulis: Bayu Saputra
Editor: yoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved