Siapa Bilang IPK Rendah Masa Depan Suram, Bagus Mulyadi dengan IPK 2,6 Bisa Jadi Ilmuan Dunia

Seseorang tak pernah tahu kapan hidupnya akan berubah. Siapa Bilang IPK Rendah Masa Depan Suram, Mulyadi Dengan IPK 2,6 Bisa Jadi Ilmuan Dunia.

Siapa Bilang IPK Rendah Masa Depan Suram, Bagus Mulyadi dengan IPK 2,6 Bisa Jadi Ilmuan Dunia
intisari online
Seseorang tak pernah tahu kapan hidupnya akan berubah. Siapa Bilang IPK Rendah Masa Depan Suram, Mulyadi Dengan IPK 2,6 Bisa Jadi Ilmuan Dunia. 

Siapa Bilang IPK Rendah Masa Depan Suram, Mulyadi Dengan IPK 2,6 Bisa Jadi Ilmuan Dunia

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Masa lalu yang suram, nilai akademik yang buruk, tidak serta merta membuat masa depan jadi suram.

Kita tak pernah tahu hari esok seperti apa. Usaha dan kerja keras, menjadi kunci kesuksesan. 

Seseorang tak pernah tahu kapan hidupnya akan berubah, sebab sebuah titik balik dalam hidupnya.

Siswa dulu dikenal "urakan" di kelas, yang mungkin banyak diremehkan orang, belum tentu ia akan terus menjadi seperti itu.

Bisa saja, satu titik balik dalam hidupnya membuatnya menjadi "orang sukses" di kemudian hari atau mahasiswa dengan IPK "pas-pasan" malah menjadi ilmuwan.

Yang dibutuhkan hanya komitmen dan ketekunan, sehingga saat kesempatan "titik balik" itu datang kita siap untuk meraihnya.

Pengalaman inilah yang dibagikan Bagus Muljadi, ilmuwan diaspora sekaligus dosen termuda di Nottingham University, Inggris, kepada Kompas.com di sela-sela acara SCKD (Simposium Cendikia Kelas Dunia) yang digelar Kemenristekdikti di Jakarta (22/8/2019).

Bagus, sapaan akrabnya, menganggap perkara menggapai cita-cita adalah bagaimana seseorang memaksimalkan kesempatan yang datang padanya.

Memaksimalkan kesempatan

Halaman
1234
Penulis: Beni Yulianto
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved