Lembah Indus dan Situs Harappan, Bukti Kota Tua Peradaban 4000 Tahun Lalu yang Ditinggalkan

Ditemukan Sisa-sisa Kota Berusia 4.000 Tahun, Peradaban Kuno Ini Ungkap Kehidupan Leluhur Orang Asia Selatan Modern.

Lembah Indus dan Situs Harappan, Bukti Kota Tua Peradaban 4000 Tahun Lalu yang Ditinggalkan
Intisari Online
Ditemukan Sisa-sisa Kota Berusia 4.000 Tahun, Peradaban Kuno Ini Ungkap Kehidupan Leluhur Orang Asia Selatan Modern 

Lembah Indus dan Situs HarappanBukti Kota Tua Peradaban 4000 Tahun Lalu yang Ditinggalkan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - 4000 tahun lalu peradaban Lembah Indus dipercaya sudah membentuk sebuah kota. Namun, belakangan kota itu ditinggalkan. Apa yang menyebabkan peradaban manusia saat itu memilih berkelana?

Jauh sebelum perubahan iklim mendorong mereka untuk meninggalkan kota-kota mereka yang berkembang pesat, sekelompok pemburu-pengumpul menetap di Lembah Sungai Indus sebagai petani.

Mereka mengarah pada penciptaan salah satu masyarakat perkotaan skala besar pertama di dunia.

Peradaban itu lengkap dengan ekonomi yang berkembang pesat dan jangka panjang serta perdagangan jarak jauh.

Peradaban Harappan, mencapai puncaknya pada sekitar 2.600 hingga 1.900 SM, mengembangkan perencanaan kota perintis, sistem drainase dan lumbung yang rumit.

Mereka adalah masyarakat multikultural dan bahkan memiliki sistem bobot dan ukuran standar sendiri.

Tapi apa yang membujuk orang-orang ini untuk secara drastis mengubah cara berkelana mereka?

anci globular yang ditemukan di dekat kepala kerangka
Science Alert - Panci globular yang ditemukan di dekat kepala kerangka

"Pandangan umum adalah bahwa pertanian datang ke Asia Selatan melalui gerakan besar-besaran petani Iran ke arah barat," kata ahli genetika David Reich dari Universitas Harvard sebagaimana dilansir ScienceAlert, Kamis (6/9/2019).

Tetapi tim peneliti yang dipimpin oleh arkeolog Vasant Shinde dari Deccan College di India baru saja mengungkap sebuah fakta.

Halaman
12
Penulis: Beni Yulianto
Editor: Teguh Prasetyo
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved