Public Service

Pesan Taksi Online, Kendaraan Tidak Sesuai di Aplikasi

Saat menjemput saya, ternyata kendaraan yang datang tidak sesuai dengan kendaraan yang terdapat di aplikasi saat pemesanan.

Pesan Taksi Online, Kendaraan Tidak Sesuai di Aplikasi
Istimewa
Gindha Ansori Wayka 

Pesan Taksi Online, Kendaraan Tidak Sesuai di Aplikasi

Laporan Reporter Tribun Lampung Eka A Solihin 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Yth Pengamat Hukum. Suatu waktu saya memesan salah satu taksi online. Saat menjemput saya, ternyata kendaraan yang datang tidak sesuai dengan kendaraan yang terdapat di aplikasi saat pemesanan. Bagaimana bila kondisi ini dilihat secara perspektif hukum? Terima kasih.

Pengirim: +6285269011xxx

Konsumen Harus Sampaikan Komplain

Terima kasih atas pertanyaannya. Saat ini berbagai macam moda transportasi ditawarkan kepada masyarakat yang dapat membantu dan memudahkan segala kepentingan masyarakat di antaranya pelayanan jasa taksi online.

Heboh Ibu Lahirkan Bayi Saat Naik Taksi Online, Driver Grab sampai Lakukan Ini demi Menyelamatkan

Pada dasarnya dibalik semua kemudahan itu, terkadang masyarakat menemukan fakta atau peristiwa yang dapat mengarah pada pelayanan yang tidak profesional dan dapat saja dijadikan modus kejahatan, di antaranya pemesanan taksi online tidak sesuai dengan akun driver dan kendaraan yang menjemput berbeda.

Atas keadaan ini, masyarakat selaku konsumen harus menyampaikan komplain atau keberatan kepada owner atau manajemen perusahaan yang menawari jasa, karena pekerjanya dilapangan telah bekerja secara tidak profesional.

Di samping itu, konsumen harus menolak untuk diantar ke tujuan sebagaimana pesanan dan melaporkan driver beserta akunnya kepada perusahaan, sehingga perusahaan dapat mengambil langkah untuk menegur dan memberhentikan driver yang bersangkutan.

Deretan Artis Beralih Profesi, Ada yang Jadi Sopir Taksi Online dan Jualan Keripik Singkong

Perilaku driver yang tidak profesional dapat dikategorikan melanggar hukum terutama dari segi perlindungan dan keselamatan konsumen, karena konsumen harus dilayani sesuai dengan promosi dari perusahaan jasa moda transportasi yang ada.

Oleh karena jika ada konsumen yang memesan taksi atau moda transportasi melalui online, ternyata tidak sesuai dengan driver dan kendaraan sebagaimana yang tertera dengan akun pesanan, maka masyarakat wajib untuk menolak atau membatalkan pesanan.

Selain itu, perusahaan jasa angkutan online harus selalu menertibkan para pekerjanya di lapangan untuk menghindari tingkat kejahatan yang berkedok jasa pengemudi online, karena jika tidak dibenahi, dapat menciptakan kondisi perusahaan tidak dipercaya oleh masyarakat, dan pada akhirnya merugikan perusahaan itu sendiri.

Gindha Ansori Wayka SH MH
Akademisi dan Praktisi Hukum di Bandar Lampung

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved