Tribun Metro

BREAKING NEWS - Damkar Ungkap Penyebab Kebakaran Kandang Kambing di Metro

Kebakaran yang terjadi di Jalan WR Supratman RW 12, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat, Senin (9/9/2019), diduga dipicu korsleting.

BREAKING NEWS - Damkar Ungkap Penyebab Kebakaran Kandang Kambing di Metro
Tribun Lampung/Indra
Garis polisi terpasang di lokasi kebakaran yang meludeskan kandang kambing di Jalan WR Supratman RW 12, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat, Senin (9/9/2019). 

BREAKING NEWS - Damkar Ungkap Penyebab Kebakaran Kandang Kambing di Metro

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Kebakaran yang terjadi di Jalan WR Supratman RW 12, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat, Senin (9/9/2019) dini hari, diduga dipicu korsleting listrik.

Hal itu dikatakan Instruktur Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kota Metro Agus Setiawan.

Dia menjelaskan, berdasarkan informasi yang dikumpulkan dari tempat kejadian perkara (TKP), kebakaran diduga akibat hubungan pendek arus listrik.

Petugas menemukan kabel listrik yang terbakar di lokasi.

"Berdasarkan hasil olah TKP juga itu ditemukan dugaan percikan api dari kabel sehingga membakar kandang yang terbuat dari kayu dan terdapat benda yang mudah terbakar di lokasi. Api dengan mudah merembet dan membesar," ujar Agus.

Agus menambahkan, api dapat dipadamkan setelah timnya menerjunkan dua mobil damkar.

"Sekitar satu setengah jam kita berhasil memadamkan api," tambahnya.

Dalam kejadian itu, sekitar 40 ekor kambing dikabarkan mati terpanggang.

BREAKING NEWS - 40 Kambing Mati Terpanggang di Metro

BREAKING NEWS - Begini Kronologi Kebakaran 100 Hektare Lahan di Lampung Barat

Api meludeskan kandnag kambing milik M Hanafi, Jalan WR Supratman RW 12, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat.

Ketua RW 12 Hadimulyo Timur Edi Saputra mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 05.15 WIB.

Edi menuturkan, api baru diketahui saat merambat dari pojok kandang kambing milik keponakannya tersebut.

"Kita tahu api sudah menjalar dan besar. Kalau total jumlah kambing itu ada sekitar 150-an di kandang. Alhamdulillah yang bisa kita selamatkan sekitar 100-an kambing. Yang sudah teridentifikasi tidak selamat itu ada 40-an ekor," jelasnya.

Mewakili pihak keluarga, Edi berharap, Pemerintah Kota Metro dapat membantu korban, terutama dalam merenovasi kandang kambing.

"Keponakan saya masih syok. Harapannya pemerintah dapat membantu kami dalam pembuatan kandang," bebernya. (Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak)

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved