Tribun Bandar Lampung

Gubernur Lampung Arinal Maafkan Terdakwa Pencatutan Namanya

Arinal Djunaidi telah menandatangani surat pemberian maaf terhadap pelaku pencatutan namanya melalui akun Facebook dan WhatsApp (WA)

Gubernur Lampung Arinal Maafkan Terdakwa Pencatutan Namanya
Tribun Lampung/Hanif Mustafa
Gindha Ansori Wayka (kiri) Kuasa Hukum Gubernur Lampung Arinal Djunaidi 

Gubernur Arinal Maafkan Terdakwa Pencatutan Namanya  

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Heru Firmansyah, terdakwa pencatutan nama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, menjalani sidang untuk kesekian kalinya di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin (9/9) .

Persidangan kali ini mengagendakan keterangan saksi. Kuasa Hukum Gubernur Lampung yang juga Tim Hukum Gubernur Lampung, Gindha Ansori Wayka, mengatakan, sidang saat ini menghadirkan para saksi. Di antaranya Yuhadi Ketua DPD II Partai Golkar Bandar Lampung sebagai saksi Pelapor.

Uniknya, pada kesempatan ini, Gindha yang juga menjadi saksi dalam persidangan menyampaikan, jika Arinal Djunaidi telah menandatangani surat pemberian maaf terhadap pelaku pencatutan namanya melalui akun Facebook dan WhatsApp (WA).

Arinal Djunaidi Sesalkan Pencatutan Namanya di Facebook dan WhatsApp

"Pak Gubernur telah menyampaikan surat tanggal 5 September 2019 terkait pemberian maaf terhadap terdakwa, yang ditujukan kepada Pengadilan melalui Ketua Majelis Hakim dan Jaksa Penuntut Umum. Beliau meminta agar terdakwa dihukum seminimal mungkin," ungkap Gindha, Senin 9 September 2019.

Gubernur, dalam kapasitasnya sebagai korban dalam pencatutan nama akun Facebook palsu dan WhatsApp (WA), telah memaafkan terdakwa karena alasan kemanusiaan.

Pasalnya, terdakwa diketahui punya tanggung jawab untuk merawat tiga anaknya yang masih kecil dan sebagai tulang punggung keluarga.

Pada sisi lain, kata Gindha, yang bersangkutan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya kepada Gubernur dan atau siapapun.

"Karena terdakwa punya anak kecil dan sebagai tulang punggung keluarga, serta tidak akan mengulangi perbuatannya, maka Gubernur minta kepada Jaksa Penuntut Umum dan Majelis Hakim terhadap terdakwa, kalaupun harus disanksi maka seringan-ringannya," imbuhnya.

Arinal Djunaidi Laporkan Akun Facebook Hi Arinal ke Polda Lampung

Sebelumnya, Heru Firmansyah diduga melakukan pencatutan nama Gubernur Lampung menjelang pelantikan Gubernur Provinsi Lampung Tahun 2019.

Adapun perbuatananya dengan cara membuat akun media sosial (medsos) berupa Facebook dan menggunakan nomor handphone dengan aplikasi WhatsApp (WA) atas nama Gubernur.

Perbuatannya dianggap membuat keresaha sehingga dilaporkan dengan Laporan Polisi : LP /B-749/V/2019/LPG/SPKT Tanggal 30 Mei 2019.

Adapun pasal yang dikenakan adalah Pasal 35 UU RI No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.(tribunlampung.co.id/hanif mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved