Tribun Tanggamus

Polres Tanggamus Tindak 2.000 Pelanggaran Selama Pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2019

Polres Tanggamus mencatat sementara ini sudah ada total 2.000 pelanggaran yang ditindak, hasil Operasi Patuh Krakatau 2019 di wilayah Tanggamus.

Polres Tanggamus Tindak 2.000 Pelanggaran Selama Pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2019
Tribun Lampung/Tri Yulianto
Pembahasan evaluasi Operasi Patuh Krakatau 2019 di Polres Tanggamus, Senin (9/9/2019). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID TANGGAMUS - Polres Tanggamus mencatat sementara ini sudah ada total 2.000 pelanggaran yang ditindak, hasil Operasi Patuh Krakatau 2019 di wilayah Tanggamus.

Kabag Ops Polres Tanggamus Kompol Bunyamin mengatakan, hal tersebut sudah disampaikan ke tim supervisi yang dipimpin Kabag Bin Opsnal Biro Operasi Polda Lampung AKBP Gultom bersama rombongan.

"Menurut pemeriksa supervisi, Polres Tanggamus cukup bagus seluruhnya bahkan hasilnya over target hampir mencapai 2.000 penindakan dari target 1.500," ujar Bunyamin mewakili Plh Kapolres Tanggamus AKBP Joko Bintoro, Senin (9/9/2019).

Bunyamin menjelaskan, rombongan dari Polda Lampung juga mengecek ketentuan selama pelaksanaan operasi dan memeriksa adminstrasi pelaporan seluruh satuan tugas (Satgas) Operasi.

Satlantas Tanggamus Larang Pelajar yang Belum Punya SIM Kendarai Kendaraan Bermotor

Target 7 Sasaran Operasi Patuh Krakatau 2019, Polres Lampung Tengah Tindak 100 Pelanggar Usia Dini

Bunyamin menambahkan, jumlah pelanggaran tersebut terkumpul selama pelaksanaan operasi di Tanggamus dan Pringsewu.

Sebab, lanjut Bunyamin, Polres Tanggamus menaungi dua kabupaten sebagai wilayah hukumnya.

Selanjutnya setelah selesai masa Operasi Patuh pada 11 September 2019, Bunyamin berharap, masyarakat semakin sadar dengan tata tertib berlalu lintas.

"Dan tidak melakukan pelanggaran demi keselamatan bersama di jalan raya," imbuh Bunyamin.

Operasi Patuh 2019, terus Bunyamin, bertujuan menciptakan situasi lalu lintas yang aman tertib dan lancar pada lokasi rawan kecelakaan, pelanggaran maupun kemacetan.

Harapannya, kata Bunyamin, ada peningkatan ketertiban, kepatuhan serta disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.

Anggota Polres Tanggamus Diajak Kuliah S1 dan S2 di Universitas Terbuka

Bunyamin menerangkan, target Operasi Patuh Krakatau 2019 ini, antara lain adalah menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), dengan menekankan peningkatan sumber daya manusia dalam berkendara di jalan raya.

"Sasaran sanksi dan penindakan pelanggaran lalu lintas, akan diterapkan pada pengemudi yang mabuk, melawan arus, masih di bawah umur, menggunakan ponsel saat mengemudi, tidak mampu menunjukkan dokumen kendaraan yang sah," papar Bunyamin.

Kemudian, imbuh Bunyamin, pengendara motor tanpa helm, pengemudi mobil yang tidak memakai sabuk pengaman, melawan arus lalu lintas, berkendara dalam keadaan mabuk, memakai lampu strobo, rotator dan sirine yang tidak sesuai aturan kendaraannya. (tribunlampung.co.id/tri yulianto)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved