VIDEO IPC Panjang Terapkan Auto Gate System

PT Pelindo II (Persero) Panjang (IPC) memberlakukan Auto Gate System di Terminal Peti Kemas, Senin (9/9).

Penulis: ikhsan dwi nur satrio | Editor: taryono

BANDAR LAMPUNG, TRIBUN – PT Pelindo II (Persero) Panjang (IPC) memberlakukan Auto Gate System di Terminal Peti Kemas, Senin (9/9).

Sistem itu diklaim mempermudah pelayanan peti kemas secara digital.

Hal tersebut disampaikan sebagai Direktur Utama Pelindo II (IPC) Elvyn G Masassya kepada awak media. Ia menyatakan, Pelabuhan Panjang pionir penerapan digitalisasi dari 12 pelabuhan internasional yang ada di Tanah Air.

“Sistem ini pun sistem lebih murah karena penerapan digitalisasi ini dan keamanan terjaga. Diharapkan, pertumbuhan ekonomi di Lampung meningkat adanya sistem ini dan dimanfaatkan para pihak kontainer,” jelasnya.

Elvyn menerangkan, sekitar 150 ribu kontainer di Lampung menggunakan jasa di IPC. Operator pelabuhan ini  memiliki tujuh terminal peti kemas dan curah kering.

Terkait kecepatan layanan kontainer, General Manager IPC Panjang Drajat Sulistyo menambahkan, layanan tersebut sebelumnya berlangsung sekitar 25 menit proses bongkar muat barang. Kini hanya sekitar 10 menit saja.

“Pengemudi yang angkut peti kemas cukup menempelkan kartu, kontainer masuk lalu difoto. Termasuk berat dan barang yang ada didalam kontainer itu diketahui. Proses paymentnya juga telah terintegrasi,” paparnya.

Drajat menyakini, kecepatan proses tesebut pemilik angkutan bisa menambah trip mengangkut barang dalam peti kemas.  “Lebih cepat karena era digitalisasi ini sudah menjadi keharusan untuk Pelindo, agar bisa  transparan, efektif dan lebih efesiensi,” paparnya.

Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) yang menghadiri peresmian Auto Gate System menyampaikan, penerapan sistem itu  di Terminal Peti Kemas akan memperlancar seluruh operasional pelabuhan dan mengurai kendala yang terjadi. Selain itu, dinilai lebih transparan dan rapih.

"Kalau banyak pihak kontainer yang menggunakan jasa Pelindo maka lebih besar dan berdampak kemajuan perekonomian di Lampung. Selain itu bisa menjadi negara kompetitif, efisien dari segi cost logistik dibanding negara lainnya.

TRIBUN LAMPUNG / Bayu Saputra

Videographer Tribun Lampung co.id/ Ikhsan Dwi Nur Satrio

Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved