Tribun Bandar Lampung

Ditlantas Polda Lampung Tindak 22.840 Pelanggar Lalu Lintas Selama Operasi Patuh Krakatau 2019

Jelang hari terakhir pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2019, Ditlantas Polda Lampung setidaknya telah mencatat 22.840 pelanggaran lalu lintas.

Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Ilustrasi. Ditlantas Polda Lampung Tindak 22.840 Pelanggar Lalu Lintas Selama Operasi Patuh Krakatau 2019. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Jelang hari terakhir pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2019, Ditlantas Polda Lampung setidaknya telah mencatat 22.840 pelanggaran lalu lintas.

"Jumlah penindakan itu terhitung mulai dari awal pelaksanaan operasi patuh 29 Agustus 2019 hingga 9 September 2019," kata Dirlantas Polda Lampung Kombes Pol Kombes Chiko Ardwiatto melalui Kabag Binops Ditlantas Polda Lampung AKBP Halim, Selasa 10 September 2019.

Halim mengakui, jika pelanggaran selama Operasi Patuh Krakatau di Tahun 2019 ini mengalami kenaikan 43 persen dari tahun sebelumnya.

"Tahun 2018 kami lakukan penindakan sebanyak 15.950 pelanggaran, naik 6.890 di tahun ini," ucap Halim.

Adapun jumlah pelanggaran yang paling menonjol, terus Halim, adalah pengendara yang tidak menggunakan helm.

"Ada 9.014 penindakan karena tidak menggunakan helm SNI," tutur Halim.

Operasi Patuh Krakatau, Anak-anak Pakai Helm Dapat Alat Tulis Gratis

VIDEO Satlantas Polresta Bandar Lampung Gelar Operasi Patuh Krakatau 2019

Kemudian, lanjut Halim, pelanggaran berkendara di bawah umur sebanyak 3.212 pelanggaran, melawan arus 519 pelanggaran, penggunaan ponsel sambil berkendara 108 pelanggaran, dan di bawah pengaruh alkohol.

"Sasaran prioritas di samping helm SNI, penggunaan safety belt (sabuk pengaman) ada 3.124 penindakan," imbuh Halim.

Atas sejumlah pelanggaran tersebut, kata Halim, Ditlantas Polda Lampung memberikan sanksi tegas berupa tilang sebanyak 21.700 dan teguran 1.140 pelanggaran.

"Operasi berakhir 11 September 2019 pukul 24.00 WIB, selanjutnya akan dilakukan giat rutin yang ditingkatkan," tandasnya.

Pada pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2019 di hari pertama, Satlantas Polresta Bandar Lampung menindak 295 pelanggar lalu lintas.

Kasatlantas Polresta Bandar Lampung AKP Reza Khomeini mengatakan, di hari pertama digelarnya Operasi Patuh, pihaknya melakukan penindakan sebanyak 295 pelanggar lalu lintas.

"Hari ini ada 295 perkara, yang mana kami berikan tilang sebanyak 275 perkara dan teguran sebanyak 20 perkara," kata Reza Kamis malam 29 Agustus 2019.

Masih kata dia, untuk pelaksaan Operasi Patuh ini terpusat di Jalan Diponegoro dan ZA Pagar Alam.

"Untuk barang bukti yang disita yakni sim 118, 156 STNK, dan satu unit kendaraan sepeda motor," terangnya.

Adapun pelanggar lalulintas yang dominan, kata Reza, adalah pengguna sepeda motor yang tidak gunakan helm SNI.

"Tidak gunakan helm SNI ada 99 perkara, kemudian melawan arus 5 perkara, gunakan hp saat berkendara ada dua perkara, berkendara di bawah umur sebanyak 25 perkara, dan lain-lain sebanyak 88 perkara," tuturnya.

"Untuk mobil, melawan arus dua perkara dan satu perkara gunakan hp saat berkendara," tandasnya.

Gelar Operasi Patuh Krakatau 2019, Satlantas Polresta Bandar Lampung banyak temui pengendara tak memiliki SIM.

Pantauan Tribunlampung.co.id, setelah gelar apel pasukan operasi patuh krakatau 2019, Satlantas Polresta Bandar Lampung menggelar operasi di Tugu Perbankan Lampung Telukbetung Utara.

Banyak diantara kendaraan bermotor baik roda dua dan roda empat dilakukan pemerikasaan oleh anggota Satlantas Polresta Bandar Lampung.

Kanit Dikyasa Satlantas Polresta Bandar Lampung Ipda Agus Jatmiko saat ini pihaknya baru melaksanakan operasi patuh di Tugu Perbankan Lampung.

"Saat ini kami laksanakan di Diponegoro," ungkapnya saat pimpin operasi patuh, Kamis 29 Agustus 2019.

Masih kata dia, untuk target operasi ada delapan sesuai dengan apa yang telah disampaikan.

"Tapi ini rata-rata pelanggar tak memiliki sim untuk yang lain belum," tuturnya.

Agus pun menghimbau kepada masyarakat untuk patuh dalam aturan berkendara.

"Supaya masyarakat untuk lengkapi surat, lengkapi juga kelengkapan kendaraan, dan jangan berkendara ugal-ugalan," tandasnya.

Sementara itu, Muhammad Iskhak warga Natar memyambut baik operasi patuh ini.

"Bagus, ini untuk mengingatkan pengendara khususnya yang gak lengkap, soalnya banyak kendaraan tidak lengkap sehingga mengganggu pengendara lain salah satunya lampu sein," tandasnya.

Amankan Pembawa Sabu

Satlantas Polresta Bandar Lampung amankan satu paket sabu dari salah satu pengendara sepeda motor saat gelar razia Operasi Patuh Krakatau 2019.

Peristiwa ini terjadi saat anggota Satlantas melaksanakan razia operasi patuh di Jalan Ikan Patimura, Kelurahan Gunung Mas, Kecamatan Telukbetung Utara, Selasa 3 September 2019, sekitar pukul 10.00 wib.

Adapun pengendara sepeda motor yang kedapatan membawa barang haram ini yakni Samuel, warga Jalan WR Supratman, Pancur Mas, Kecamatan Telukbetung Selatan.

Kasat Lantas Polresta Bandar Lampung AKP Reza Khomeini mengatakan, penangkapan ini saat pengendara Honda Beat warna hitam bernopol BE 2893 BE akan dihentikan oleh anggota lantaran melakukan pelanggaran karena tidak gunakan helm.

"Saat dilakukan penindakan rupanya yang bersangkutan berusaha kabur dengan melawan arus," ungkapnya.

Lanjutnya, usaha kabur pelaku gagal setelah bisa dihadang oleh petugas Satlantas Polresta Bandar Lampung yang lain.

"Selanjutnya kami lakukan pemeriksaan badan terhadap yang bersangkutan, kemudian pelanggar ini mengeluarkan sesuatu dari dompet dan dipegang kemudian jongkok," tuturnya.

Polres Tanggamus Tindak 2.000 Pelanggaran Selama Pelaksanaan Operasi Patuh Krakatau 2019

Target 7 Sasaran Operasi Patuh Krakatau 2019, Polres Lampung Tengah Tindak 100 Pelanggar Usia Dini

"Barang yang dipegangnya kemudia diinjak, dan salah satu anggota mengetahui dan mengecek barang tersebut, ternyata paket kecil sabu," imbuhnya.

Atas temuan itu, Reza menambahkan, pihaknya membawa yang bersangkutan bersama barang bukti ke Mapolresta Bandar Lampung.

"Saat ini yang bersangkutan sudah kami limpahkan ke bagian Satres Narkoba Polresta," tandasnya. (tribunlampung.co.id/hanif mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved