Tribun Tanggamus

Hindari Risikonya, Pasangan yang Baru Menikah Wajib Tahu 4T Tentang Kelahiran

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Tanggamus meminta masyarakat tahu 4T tentang kelahiran.

Hindari Risikonya, Pasangan yang Baru Menikah Wajib Tahu 4T Tentang Kelahiran
Shutterstock / Kompas.com
Ilustrasi - Hindari Risikonya, Pasangan yang Baru Menikah Wajib Tahu 4T Tentang Kelahiran 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Tanggamus meminta masyarakat tahu 4T tentang kelahiran.

Menurut Sri Rojetmi, Koordinator Penyuluh KB Kecamatan Sumber Rejo, saat ini pihaknya sedang gencar sosialisasi terkait hal itu untuk pengaturan kelahiran bagi pasangan suami istri baru.

"Pasangan harus mengetahui apa itu 4T dan harus dihindari, yakni terlalu muda melahirkan, terlalu tua melahirkan, terlalu dekat jarak kelahirannya, terlalu banyak anak. Itu sangat berbahaya bagi wanita," kata Sri.

Untuk itu pihaknya terus sosialisasi ke pasangan baru menikah atau calon pengantin agar menghindari 4T tersebut. Dan membentuk norma keluarga kecil bahagia sejahtera (NKKBS).

"Pasangan suami istri baru dan calon pengantin juga harus tahu tentang kesehatan reproduksi dan jenis alat kontrasepsi. Sehingga bisa memilih atau menentukan alat kontrasepsi yang cocok digunakan oleh mereka," terang Sri.

Jenis alat kontrasepsi yakni kondom, pil, suntik, intrauterine device (IUD), tubektomi, implan, senggama terputus, vasektomi, spermisida, diafragma. Pasangan suami istri boleh memilih salah satu alat kontrasepsi itu yang cocok.

(Tribunlampung.co.id/Tri yulianto)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved