UM Metro

Dosen UM Metro Latih Dasawisma Kencana Berbisnis Kerajinan Taliukur

Dosen Universitas Muhammadiyah Metro Latih Dasawisma Kencana Berbisnis Kerajinan Taliukur

Dosen UM Metro Latih Dasawisma Kencana Berbisnis Kerajinan Taliukur
Ist
Dosen UM Metro Latih Dasawisma Kencana Berbisnis Kerajinan Taliukur 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Dosen Universitas Muhammadiyah (UM) Metro melatih ibu-ibu Dasawisma Kencana Desa Sumbergede Ngapur, Sekampung, Lampung Timur membuat kerajinan taliukur sekaligus memasarkan produk tersebut. 

Adapun pelatihan dibimbing langsung oleh Yeni Rahmawati ES, M. Pd. dan Ira Vahlia, M. Pd (Dosen Pendidikan Matematika) sebagai pemateri produk talikur dan Dian Oktarnina, SE, M.M. (Dosen Ekonomi Manajemen) sebagai pemateri Marketing 4.0 dengan menggunakan aplikasi E-Commerce.

Dosen UM Metro Latih Dasawisma Kencana Berbisnis Kerajinan Taliukur
Dosen UM Metro Latih Dasawisma Kencana Berbisnis Kerajinan Taliukur (Ist)

Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu rumah warga, baru-baru itu, kata Yeni Rahmawati bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kelompok ibu-ibu Dasawisma Kencana dalam mengembangkan kreativitas ibu rumah tangga.

"Selain itu, dapat menciptakan peluang usaha mandiri yang bergerak di sektor industri rumah tangga menggunakan aplikasi e-commerce untuk menjual produk kerajinan talikur tersebut," katanya kepada Radar Lampung, Rabu (11/9).

Dirinya mengatakan, kerajinan talikur merupakan salah satu jenis hasil kerajinan tangan yang memiliki nilai eksklusifitas tinggi. Ekslusif karena dari segi bentuk atau model, kerajinan ini menawarkan berbagai macam bentuk yang sangat variatif dengan didukung banyak pilihan warna.

Dosen UM Metro Latih Dasawisma Kencana Berbisnis Kerajinan Taliukur
Dosen UM Metro Latih Dasawisma Kencana Berbisnis Kerajinan Taliukur (Ist)

Dalam kesempatan itu, Dian Oktarina, SE. MM mengatakan, kerajinan talikur tidak memerlukan waktu khusus, sehingga ibu-ibu bisa mengerjakannya sambil nonton televisi, mengobrol dengan keluarga, atau sambil menjaga anak, karena tidak memerlukan waktu khusus atau fokus untuk mengerjakannya.

Senada, Ira Vahlia, M.Pd menerangkan, dengan pelatihan talikur berbasis E-Commerce dapat meningkatkan perekonomian keluarga tanpa meninggalkan kewajiban para wanita sebagai ibu rumah tangga.

"Dengan E-Commerce, ibu-ibu dapat melakukan transaksi bisnis dengan lancar dan memperluas jaringan dalam bertransaksi online," ujar Ira seraya mengaku bahagia telah berbagi pengetahuan kepada 15 ibu-ibu yang mengikuti pelatihannya. (*)

Penulis: Advertorial Tribun Lampung
Editor: Advertorial Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved