Tribun Bandar Lampung

BREAKING NEWS - Terduga Pelaku Penyerangan Seniman Mural Underpass Unila Ngaku Habis Minum Vigur

Terduga pelaku penyerang seniman mural yang ditangkap, TJ mengaku, saat menyerang pelukis mural underpass Unila, ia di bawah pengaruh minuman keras.

BREAKING NEWS - Terduga Pelaku Penyerangan Seniman Mural Underpass Unila Ngaku Habis Minum Vigur
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Ilustrasi. Pasca aktvitas mural dihentikan, jalan underpass Unila sudah kembali dibuka dan dilalui kendaraan di dua sisi, Minggu 15 September 2019. 

Satu terduga pelaku pengeroyok seniman mural yang tertangkap TJ mengaku, saat menyerang para pelukis mural underpass Unila, Bandar Lampung, ia dan rekan-rekannya berada di bawah pengaruh minuman keras.

"Jadi kami berlima dari kafe Rajabasa, empat cowok satu cewek, abis minum vigur," ungkap TJ, Minggu 15 September 2019.

TJ menjelaskan, yang mengemudikan mobil bernama J dan tengah mabuk berat.

"Lalu masuk lah ke jalan itu (Underpas Unila) numbur-numbur cat, terus kami berhenti, lalu saya turun mau minta maaf," kata pria yang sempat dipenjara selama tiga bulan karena perkara narkoba ini.

Namun TJ tidak menyangka, rekannya dari belakang langsung memukul seniman yang tengah berhadapan dengan TJ.

 Bunda Eva Minta Restu Nyalon Pilwakot di Jalan Sehat Milad 12 Tahun Majelis Taklim Rachmat Hidayat

 Selang Makanan Menempel, Pria Kurus Ini Tetap Bekerja Sebagai Driver Taksi

"Belum minta maaf sudah dipukul duluan sama teman saya dari belakang, saya langsung dipukul, ya saya mau gak mau nangkis," sebut TJ.

TJ menambahkan, kemudian dua rekan lainnya turun dari mobil dan ikut melakukan tindak kekerasan.

"Ya seperti itu," ucap TJ.

TJ pun mengaku sudah keluar masuk penjara sebanyak tiga kali dengan perkara yang berbeda-beda.

"Terakhir lapas Kotabumi, karena narkoba baru 13 hari lalu keluar," tutur TJ.

Halaman
1234
Penulis: hanif mustafa
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved