Tribun Tulangbawang Barat

Pemkab Tubaba Dapat Hibah Dua Damkar dari Jepang

Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mendapat hibah dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Pemerintah Jepang.

Pemkab Tubaba Dapat Hibah Dua Damkar dari Jepang
TRIBUN LAMPUNG/ROBERTUS DIDIK
ILUSTRASI - Bantuan mobil damkar dari pemprov lampung 

Pemkab Tubaba Dapat Hibah Dua Damkar dari Jepang

Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnain 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PANARAGAN - Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mendapat hibah dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dari Pemerintah Jepang.
Dua armada Damkar itu disalurkan melalui Japan Firefighter Association (JFA-Japan), Sabtu (14/9) pekan kemarin.

Dua unit Damkar tersebut didapatkan difasilitasi Klinik Fasilitasi Coorporate Social Responsibility (CSR) Kabupaten Tulangbawang Barat (KFC Tubaba) bersama Organization For Industrial, Spiritual and Cultural Advancement (OISCA) Kumamoto-Jepang, dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) selaku fasilitator hibah luar negeri.

Pemkab Tubaba Dapat Hibah Dua Unit Damkar dari Jepang

Bantuan tersebut diterima langsung Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (SatPol-PP) Tubaba Sujatmiko dan Ketua Sekretariat KFC Tubaba (Kabid Perencanaan Perekonomian pada Bappeda Tubaba) Achmad Nazaruddin.

Dua unit damkar itu diserahkan langsung di Pelabuhan Yokohama-Jepang. Kepala Satpol-PP Tubaba Sujatmiko mengatakan, bantuan hibah dua unit mobil damkar tersebut diserahkan Kazuhiro Shimomura perwakilan JFA-Japan didampingi Dicky Fatahillah dari OISCA Kumamoto Perwakilan Indonesia.

Dua unit armada damkar tersebut yakni mobil minibus jenis crew komancar, dan mobil damkar high firefighter.

Warga Pringsewu Berharap Tiap Kecamatan Ada Pos Damkar

Sujatmiko menjelaskan, mobil damkar high firefighter ini memiliki ukuran lebih ramping daripada mobil damkar kebanyakan di Indonesia.

"Jenis mobil ini tidak memiliki tangki air di atasnya, melainkan hanya pompa air saja. Ini lebih canggih daripada yang dimiliki Tubaba, baik dari performa mesin mobil maupun pompa airnya," paparnya, Sabtu pekan kemarin.

Meski demikian, untuk mengoperasikan mobil ini harus di backup oleh mobil tanki air lain.
Dia menambahkan, untuk pengiriman dua unit damkar hibah Pemerintah Jepang tersebut masih menunggu selesainya pengurusan dokumen di Kementerian Dalam Negeri, sementara unitnya saat ini masih di Jepang. (end)

Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: soni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved