Tribun Bandar Lampung

Rakky Revai Arrayyan Bikin Cerpen 1.200 Kata Hanya 180 Menit

Pelajar Kota Tapis Berseri mengharumkan nama Lampung ajang Festival Literasi Sekolah (FLS) tingkat nasional.

Rakky Revai Arrayyan Bikin Cerpen 1.200 Kata Hanya 180 Menit
Tribunlampung.co.id/Bayu
Rakky Revai Arrayyan 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Bayu Saputra

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pelajar Kota Tapis Berseri mengharumkan nama Lampung ajang Festival Literasi Sekolah (FLS) tingkat nasional digelar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di Taman Mini Indonesia Indah beberapa waktu lalu.

Rakky Revai Arrayyan siswa SMPN 2 Bandar Lampung meraih juara ketiga ajang tersebut. Seperti apa ceritanya?

Rakky saat ditemui Tribun Lampung di sekolahnya akhir pekan lalu  bercerita, meraih juara tiga nasional setelah berkompetisi dengan 3.200 peserta pada seleksi online.

Juara pertama diraih pelajar asal Provinsi Bali dan juara kedua dari Bandung Jawa Barat.

“Tidak menyangka dapat hasil terbaik. Lomba ini waktu yang dibutuhkan sangatlah sebentar hanya 180 menit atau tiga jam peserta dituntut untuk membuat cerita pendek (cerpen) dan berpikir bagaimana setiap kata menarik dibaca,” paparnya.

Dari total waktu yang ditentukan, Rakky mampu menggarap cerpen sebanyak 1.200 kata. Remaja hobi membaca ini mengatakan, membuat cerpen berjudul "Klise Film" sebanyak lima halaman.

Dipergok Pemilik Motor, Pelaku Curanmor Todong Senpi

Cerpen yang ditulisnya berkisah tentang pria dari kampung menuai sukses dan memiliki segalanya satu di antaranya tinggal di apartemen.

Tapi tokoh dalam cerita tersebut terbuai dengan kesuksesan yang direngkuh hingga melupakan kampung halamannya bahkan keluarganya, dan menjadi tinggi hati.

Saat toko cerpen tersebut terkena serangan jantung, tidak ada satu pun keluarga yang mengetahui bahkan merawat.

“Inti dari cerpen ini sebenarnya jangan sombong dengan apa yang sudah didapatkan sekarang ini,” terang putra pertama pasangan Wahyu Permadi dan Fadzrya Ambar Prasetyawati ini.

Koordinator Bahasa SMPN 2 Bandar Lampung Amaroh mengatakan, SMPN 2 terpilih mengikuti FLS. Rakky harus melewati seleksi tingkat sekolah terlebih dahulu.

18 Rumah Ludes Terbakar, Berawal dari Kompor Meledak

“Jadi memang Rakky ini saringan dari siswa SMPN 2 Bandar Lampung dan tingkat provinsi Lampung. Ada 10 siswa yang memiliki kualitas yang sama mengikuti seleksi," katanya.

Amaroh menyampaikan, pihaknya memilih Rakky karena kualitasnya dan nilainya besar untuk bisa diikutkan ke tingkat nasional.

Pertimbangan lainnya adalah penguasaan kalimat, tutur bahasa, diksi dan sebagainya Rakky memiliki keunggulan. (*)

Penulis: Bayu Saputra
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved