Tribun Bandar Lampung

DPRD Kota Tunggu SK Penetapan Pimpinan Definitif

DPRD Kota Bandar Lampung sampai saat ini masih menunggu Surat Keputusan (SK) Penetapan Pimpinan definitif

DPRD Kota Tunggu SK Penetapan Pimpinan Definitif
Tribunlampung.co.id/Eka Ahmad Sholichin
Ilustrasi Aprozi Adnan. SK Gubernur Lampung tentang Pimpinan Definitif DPRD Bandar Lampung Belum Turun, Ini Dampaknya. 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Eka Ahmad Sholichin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - DPRD Kota Bandar Lampung sampai saat ini masih menunggu Surat Keputusan (SK) Penetapan Pimpinan definitif yang masih dalam tahap pengajuan.

Hal tersebut diungkapkan Kabag Informasi dan Protokol DPRD Kota Bandar Lampung Aprozi Adnan, Senin (16/9/2019).

"Jadi proses ini masih kita tunggu sekarang karena itu kan urusan antar lembaga".

"Surat penetapan Pimpinan DPRD Kota Bandar Lampung sudah ditetapkan tanggal 5 September 2019 lalu dalam sidang paripurna,” paparnya.

Nama-nama pimpinan definitif yaitu Wiyadi dari PDI-P sebagai Ketua, Aderly Imelia Sari dari Partai Gerindra sebagai Wakil Ketua I, Aep Saripudin dari PKS Wakil Ketua II dan Edison Hadjar dari Partai PAN Wakil Ketua III.

Nama 50 Anggota DPRD Kota Bandar Lampung Periode 2019-2024 yang Disumpah Besok

"Kemudian hasil keputusan paripurna tersebut diteruskan ke gubernur melalui wali kota".

"Jadi itu ditetapkan oleh gubernur melalui wali kota yang akan menyampaikan ke gubernur dan gubernur yang akan mengeluarkan SK," jelas Aprozi.

Alur tersebut menurutnya, diatur dalam PP 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tatib DPRD. Aprozi mengatakan, berdasarkan aturannya 14 hari.

“Misal sekarang dikirim ke wali kota sehingga wali kota mempunyai waktu 14 hari paling lambat harus sampaikan ke gubernur,” ujarnya.

“Kemudian gubernur 14 hari paling lambat harus sudah mengeluarkan SK tersebut. Namun belum tahu pasti surat kita sudah sampai dimana apakah masih di wali kota atau sudah di gubernur," paparnya.

Lakalantas di Depan Kantor DPRD Kota Libatkan 3 Kendaraan, Seluruh Korban Dilarikan ke RS

Semisal SK gubernur tersebut sudah dikeluarkan dan diterima DPRD Bandar Lampung, dijadwalkan pelantikan. "Mudah-mudahan SK segera turun untuk penetapan pimpinan," katanya.

Aprozi menyatakan, belum terbentuknya pimpinan DPRD Kota Bandar Lampung, seluruh kegiatan DPRD terhenti.

"Ya kalau pimpinan belum terbentuk semua macet. Kita mau membahas APBD apa yang mau dibahas kan harus ada Alat Kelengkapan Dewan (AKD)," urainya. (*)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved