Tribun Bandar Lampung

Alami Kekeringan, Warga Kedaung, Sukamaju, Beli Air Sampai Rp 70 Ribu, Harap Bantuan Pemerintah

Warga sekitar Romli mengatakan, beraktivitas MCK dengan mengambil air di Sungai Umbul Kunci yang berjarak sekitar 2 kilometer dan membeli air galon.

Alami Kekeringan, Warga Kedaung, Sukamaju, Beli Air Sampai Rp 70 Ribu, Harap Bantuan Pemerintah
Tribunlampung.co.id/Eka Ahmad Sholichin
Warga Kedaung, Sukamaju, TbT mengangkut air untuk kebutuhan sehari-hari. Akibat alami kekeringan, warga sampai membeli air seharga Rp 70 ribu untuk 4 hari. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Mengalami krisis air bersih hingga satu semester lamanya, warga RT 05 Lingkungan 2, Desa Kedaung, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Telukbetung Timur (TBT) terpaksa menggunakan air galon dan mengangkut air berjarak 2 kilometer untuk kebutuhan mandi cuci kakus (MCK) dan memasak.

Warga sekitar Romli mengatakan, beraktivitas MCK dengan mengambil air di Sungai Umbul Kunci yang berjarak sekitar 2 kilometer dan membeli air galon untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari.

"Ya kami sudah 4 sampai 5 bulan kesulitan air, biasanya kami ambil air di Sungai Umbul Kunci dengan plastik yang dilapisi karung atau dengan jeriken, dan ada juga yang membeli galon untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata Romli, Selasa (17/9/2019).

Menurut Romli, akibat kemarau beberapa bulan ini sebanyak 135 kepala keluarga (KK) dengan kurang lebih 500 jiwa yang tinggal di wilayah tersebut, mengalami kekeringan hingga berimbas pada keringnya sumur warga.

Kecelakaan Maut di Way Kanan, Manajemen Rosalia Indah Bandar Lampung Belum Bisa Komentar

Jadi Tersangka, Khairul Bakti Eks Wakil Ketua DPRD Bandar Lampung Dijerat Pasal Berlapis

"Karena kemarau ini sumur-sumur kering semua, bahkan ada yang sampai 12 meter dalamnya masih kering," ungkap Romli.

Romli menuturkan, setiap harinya warga mengangkut air sampai tiga kali dari sungai, sementara untuk warga yang membeli galon dapat menghabiskan Rp 15 ribu sampai 25 ribu setiap harinya.

Calon Wali Kota Tangsel, Ada Adik Wali Kota Ikut Maju, di Bandar Lampung Ada Istri Wali Kota

Kembalikan Berkas ke DPC PDIP, Rycko Menoza Serius Tarung Pilkada Bandar Lampung

"Sehari kami tiga kali angkut, minimal satu drum untuk sehari semalam, kalau yang beli galon, satu galon Rp 4 ribu bisa 3-5 galon untuk masak dan mandi pagi, bahkan ada yang beli 25 jeriken itu Rp 70 ribu untuk empat hari," jelas Romli.

Romli berharap pemerintah dapat memberikan bantuan pasokan air bersih ke masyarakat yang ada di Desa Kedaung, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.

"Kami berharap dari pemerintah dapat memberikan bantuan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari," tandas Romli. (Tribunlampung.co.id/Eka Ahmad Sholichin)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved