Tribun Bandar Lampung

Keluarga Klaim Guru Ngaji MY Tidak Berbuat Cabul

Keluarga oknum guru ngaji diduga melakukan tindak pidana pencabulan mengklaim MY tak berbuat salah.

Keluarga Klaim Guru Ngaji MY Tidak Berbuat Cabul
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi. Ayah Cabuli Putri Kandung sampai Hamil di Karawang, Korban Dijual Rp 300 Ribu ke Pria Hidung Belang. 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Keluarga oknum guru ngaji diduga melakukan tindak pidana pencabulan mengklaim MY tak berbuat salah.

MS adik MY menuturkan, penetapan status tersangka terhadap kakaknya oleh Polda Lampung terkesan dipaksakan.

"Sementara kami tahu kasus ini masih ditangani oleh Polresta Bandar Lampung, kami merasa kasus ini sedikit dipaksakan," ujarnya, Kamis (19/9/2019) malam.

Ia menambahkan, perkara pengaduan ini masih ditangani Polresta Bandar Lampung dan baru bergulir selama satu bulan. "

Kakak saya sebagai warga negara yang baik sudah melakukan kewajibannya dengan memberikan keterangan ke pihak Polresta," terangnya.

MS mengeluhkan pemberitaan yang terkesan sepihak atas pengaduan ini.

Beredar Video Mesum Wanita Pakai Seragam PNS dalam Mobil, Terlihat Mirip Lambang Pemprov Jabar

"Sementara kami pihak keluarga terlapor itu tidak pernah didatangi dan dikonfirmasi (pihak media), hal inilah yang sangat memberatkan kami," terangnya.

 MS menambahkan, kasus ini dipaksakan dan merupakan fitnah.

"Kami saat ini belum menemukan cara, harus seperti apa, kalau memang ditemukan bukti kakak kami melakukan itu artinya pihak polres lah yang duluan menangkap," tujarnya.

Sementara TR, paman korban pengaduan atas tindak pencabulan MY ke Polda Lampung mengatakan, laporan sudah tepat dan tidak menyalahi prosedural.

"Sudah ada bukti-bukti yang telah dikumpulkan terkait kasus ini, kami juga geram dengan keluarga pelaku. Sudah tahu salah masih enggak ngaku, kalau (kasus) dipaksakan tidak ada, sudah jelas pengakuan korban," katanya. 

VIDEO Viral Buang Tembakan Saat Upacara Adat, 3 Oknum Polisi Diperiksa Polda Lampung

Terkait tidak terimanya keluarga korban atas pengaduan ini, TR menganggapnya itu sebagai hak terlapor. "Kami selaku korban menuntut keadilan, karena korban bukan hanya satu atau dua saja tetapi lebih," tandasnya.

Dirreskrimum Polda Lampung Kombes Pol M Barly mengatakan, saat ini perkara MY sedang ditangani dan dalam tahap melengkapi berkas perkara untuk pelimpahan tahap satu.

"Masih pemberkasan, inikan sudah cukup dua alat bukti, makanya kita melakukan penetapan tersangka dan penahanan," jelasnya. (*)

Penulis: hanif mustafa
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved