Tribun Tanggamus

Kemenpar Sebut Festival Teluk Semaka Bisa Masuk 100 Calender of Event, Ini yang Harus Dipersiapkan

Kemenpar Sebut Festival Teluk Semaka Bisa Masuk Calender of Event, Ini yang Harus Dipersiapkan

Kemenpar Sebut Festival Teluk Semaka Bisa Masuk 100 Calender of Event, Ini yang Harus Dipersiapkan
Tribunlampung.co.id/Tri
Pangan Agung di Taman Soekarno-Hatta dalam rangkaian Festival Teluk Semaka 2019 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTA AGUNG - Kementerian Pariwisata menyambut baik dan mendukung Festival Teluk Semaka. Dan Tanggamus punya potensi besar, bahkan bisa dimasukkan dalam calender of event wisata di Lampung.

"Kami dari pusat menetapkan 100 calender of event secara nasional dan di dalamnya baru ada dua dari Lampung yakni Surving Krui dan Festival Krakatau, jadi masih terbuka agar bisa masuk dalam calender of event," kata Dessy Ruhati Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional I, Kementerian Pariwisata.

Ia menambahkan agar bisa masuk dalam calender of event maka ada persyaratan yang harus dipenuhi yaitu cultural values, commercial values, creative values dan CEO commitment.

Festival Teluk Semaka perlu diadakan secara kesinambungan, lalu pengembangan kualitas wisata, akomodasi, investasi dan lainnya agar bisa masuk dalam 100 calender of event.

"Kunjungan di Lampung lebih dari 169 ribu selama 2019, tentu salah satunya kunjungan ke Tanggamus," kata Dessy.

Sementara dalam rangkaian Festival Teluk Semaka 2019 digelar Pangan Agung di Taman Soekarno-Hatta, Kota Agung.

Selain dihadiri Dessy Ruhati, Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran I Regional I, Kementerian Pariwisata, juga dihadiri para tokoh adat, dan para pejabat baik Forkopimda dan organisasi perangkat daerah.

Menurut Retno Noviana, Kadis Pariwisata Pemuda dan Olahraga Tanggamus, adanya Pangan Agung sebagai usaha pelestarian budaya. Kegiatan ini adalah makan bersama dalam sebuah kegiatan besar atau hajatan.

"Dalam Festival Teluk Semaka selain mengenalkan potensi tempat wisata kami juga adakan kegiatan budaya untuk menjadikannya potensi wisata sekaligus melestarian budaya daerah," kata Retno.

Tour DSmaka Ramaikan Festival Teluk Semaka 2019

Bupati Tanggamus Dewi Handajani mengatakan kabupaten ini kaya dengan potensi wisata dan keragaman budaya. Itu sebagai sumber wisata yang dikenalkan lewat Festival Teluk Semaka.

"Festival Teluk Semaka sebagai promosi wisata agar kabupaten ini lebih dikenal secara luas, baik didalam negara dan mancanegara," kata Dewi.

Ia menambahkan, dari segi budaya, Tanggamus sebagai salah satu kabupaten di Lampung memilik adat istiadat pesisir yang disebut Sai Batin, di luar itu ada juga adat Pepadun di Lampung.

"Sebagai kabupaten yang berpotensi wisata kami tetap mengedepankan ikon ramah, amanah, tegas, unggul atau disingkat ratu. Itu juga yang dikedepankan oleh kami dalam pelayanan publik dan wisata," terang Dewi.

(Tribunlampung.co.id/Tri yulianto)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved