Sudah 3 Bulan Tak Sadarkan Diri, Nasib Memprihatinkan Kapolsek Korban Penyerangan Pesilat

Sudah 3 Bulan Tak Sadarkan Diri, Nasib Memprihatinkan Kapolsek Korban Penyerangan Pesilat.

Sudah 3 Bulan Tak Sadarkan Diri, Nasib Memprihatinkan Kapolsek Korban Penyerangan Pesilat
ISTIMEWA
Kapolda Jateng Irjen Rycko menjemput Kompol Aditya 

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abioso Seno Aji menyebutkan, mantan Kasat Reskrim Polres Wonogiri tersebut kini masih menjalani perawatan di Singapura.

Ia diberangkatkan ke Singapura menggunakan pesawat Kamis kemarin.

"Salah satu kapolsek yang akan masuk di lingkungan Polrestabes Semarang ini adalah mantan Kasatreskrim Polres Wonogiri.

Beberapa saat lalu mendapatkan musibah menjadi korban pengeroyokan," sebutnya, Sabtu (18/5/2019).

Abi menyebut akan melakukan koordinasi dengan Kapolda Jateng guna menentukan kebijakan untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan.

Sementara waktu, Wakapolsek Semarang Tengah akan menduduki jabatan Kapolsek.

"Saya akan bertanya Kapolda apakah bisa dilakukan penggantian.

Tentu saat sembuh akan diberikan reward dengan jabatan di lingkungan Polrestabes.

"Silakan AKP Aditya bisa memilih," katanya.

Selain AKP Aditya, pejabat yang menempati jabatan baru di lingkungan Polrestabes Semarang adalah AKBP Wahyu Purwodiarsa.

Sebelumnya Kasatintelkam Polrestabes Semarang menjadi Pamen Polda Jateng.

Kemudian AKBP Muhammad Fahrudin sebelumnya Kasatbinmas Polrestabes Semarang menjadi Kasatintelkam Polrestabes Semarang.

Kemudian Kompol Maulud sebelumnya Wakasatbinmas Polrestabes Semarang menjadi Kasatbinmas Polrestabes Semarang.

Kompol Donny Eko Listianto sebelumnya Kapolsek Semarang Barat menjadi Wakapolres Boyolali.

AKP Muhammad Kholil sebelumnya Kanit 8 Sat PJR Ditlantas Polda Jateng menjadi Kapolsek Semarang Barat.

Kompol Wahyuni Sri Lestari sebelumnya Kapolsek Gayamsari menjadi Pamen Polda Jateng

Selanjutnya Kompol Warijan sebelumnya Kapolsek Mijen menjadi Kapolsek Gayamsari.

Kompol Budi Abadi sebelumnya Kapolsek Gunungpati menjadi Kapolsek Mijen.

Kompol I Ketut Sudana sebelumnya Kasilaka Subditgakkum Ditlantas Polda Jateng menjadi Kapolsek Gunungpati.

Kompol Adi Nugroho sebelumnya Kapolsek Semarang Tengah menjadi Wakapolres Wonogiri.

Kompol Nur Cahyo AP sebelumnya Kapolsek Kawasan Pelabuhan menjadi Wakapolres Kendal.

AKP Samsu Wirman Kapolsek Ngaliyan menjadi Kapolsek Kawasan Pelabuhan.

Serta AKP R Justinus Prebowo Tjahjono Kasipasdal Subditdalmas Ditsamapta Polda Jateng menjadi Kapolsek Ngaliyan.

AKBP Andi Wahyono Kasubbagpers Bagsumda Polrestabes Semarang menjadi Pamen Polrestabes Semarang.

Terakhir AKP Kumarsini sebelumnya Kaur 1 Subbagpers Bagsumda Polrestabes Semarang menjadi PS Kasubbagpers Bagsumda Polrestabes Semarang.

"Saya harap bagi pejabat yang baru segera sesuaikan diri.

Kenali anak buahnya, kenali lingkungannya, kenali tugas pokoknya.

Termasuk kenali segala potensi yang menimbulkan kerawanan di wilayah masing-masing," katanya.

Dikeroyok Pesilat

Lima orang pelaku pengeroyokan AKP Aditia Mulya Ramdhani diamankan pihak Polres Wonogiri.

Hal tersebut diungkapkan Kasatreskrim Polres Wonogiri yang baru, AKP Purbo Adjar Waskito saat dihubungi TribunSolo.com, Jumat (17/5/2019).

"Ya benar, lima orang pelaku sudah kami amankan," katanya.

Kelima pelaku diamankan berkat pengembangan penyelidikan kasus pengeroyokan terhadap mantan Kapolsek Pasar Kliwon itu.

Kelima pelaku ini ditangkap penyidik Satreskrim Polres Wonogiri secara terpisah.

Dia menambahkan, Satreskrim menemukan beberapa kendala dalam menangkap pelaku pengeroyokan karena minimnya informasi dari saksi.

"Kita masih terus kembangkan, karena para saksi tidak mengenali hanya ciri-ciri pakaian saja," katanya.

Terpisah, Kapolres Wonogiri, AKBP Uri Nartanti Istiwidayati menambahkan kelima pelaku tersebut sudah ditahan setelah diperiksa penyidik Satreskrim Polres Wonogiri.

"Kami masih kembangkan lagi apakah ada tambahan pelaku lagi atau tidak," katanya.

AKP Aditia sendiri menjadi korban pengeroyokan saat mengamankan konvoi kelompok silat di daerah Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri pada , Rabu (8/5/2019) lalu.

Dia mengalami luka cukup parah disekujur tubuhnya, dan selama delapan hari dirawat intensif di ruang ICU dr. Oen Solo Baru, dia masih dalam keadaan koma.

Hingga akhirnya dia dipindahakan ke Singapore General Hospital (SGH), pada Kamis (16/5/2019).

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul "Kondisi Terkini Mantan Kasatreskrim Polres Wonogiri Korban Pengeroyokan, Masih Belum Sadar"

Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved