Tribun Lampung Utara

Pedagang Kantin di Lampura Terima Uang Palsu Rp 50 Ribu, Kaget Lihat Uang Menempel dan Mengelupas

Warga di kabupaten Lampung Utara harus waspada peredaran uang palsu (upal).

Pedagang Kantin di Lampura Terima Uang Palsu Rp 50 Ribu, Kaget Lihat Uang Menempel dan Mengelupas
Tribunlampung.co.id/Anung
Maa pedagang kantin di sekretariat Pemkab Lampung Utara menunjukkan uang palsu. 

TRIBUNLAMPUNG.Co.Id, KOTABUMI - Warga di kabupaten Lampung Utara harus waspada peredaran uang palsu (upal). Kali ini, seorang pedagang kantin di sekretariat Pemkab Lampung Utara menjadi korbannya.

Mala mengatakan uang palsu itu tidak diketahui dari mana asalnya. Dia mengaku bila upal itu didapat sepekan yang lalu dari pembeli di kantinnya. Sebab, yang mendapatkannya adalah orangtuanya.

“Emak kan setiap terima uang langsung masuk kantong, gak diperiksa lagi,” katanya, Rabu 25 September 2019.

Uang palsu tersebut diketahui, ketika dirinya akan berbelanja di salah satu toko untuk membeli gula merah.

“Saya kan gak ada kantong jadi saya pegang aja uangnya. Pas sampai di toko, saya kaget uang nya nempel dan ngelupas. Saya pikir uang kok bisa ngelopek (terkelupas),” ujarnya.

Untungnya, uang tersebut belum diberikan kepada pemilik toko. Sehingga dirinya terpaksa mengurungkan niatnya membeli memakai uang tersebut.

BREAKING NEWS - Truk Terguling di Tanjakan Tarahan Hantam 3 Pengendara Motor, 2 Tewas 1 Kritis

Kejadian terima uang palsu itu, terang Dia baru pertama kali di tempatnya berdagang. Setelahnya, dirinya dan emak memeriksa lebih dahulu uang yang diterimanya.

“Kalau sebelumnya kan langsung masuk kantong. Sekarang kami periksa dulu,” ujarnya seraya mengatakan Uang palsu pecahan Rp 50 ribu, jumlahnya satu lembar. 

BREAKING NEWS - Truk Pengangkut Kaca Ringsek Tabrak Pembatas Jalan di Tanjakan Tarahan

BREAKING NEWS - Seribuan Mahasiswa Metro Unjuk Rasa Tolak Revisi KUHP dan UU KPK

Emak, pemilik Kantin tetap optimistis dengan tidak memusingkan persoalan tersebut. Karena, menurutnya rezeki tidak dari situ saja.

“Tapi ya sudah biarin aja. Saya nggak terlalu pusingin rezeki masih ada dari yang lain,” katanya.

(Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved