Saat Kuliah di UI Fahri Hamzah Tak Disukai Sri Mulyani, Ini Penyebabnya
Saat Kuliah di UI Fahri Hamzah Tak Disukai Sri Mulyani, Ini Penyebabnya
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Fahri Hamzah akan menamatkan kariernya sebagai anggota DPR RI sebentar lagi.
Fahri Hamzah tidak lagi menjadi anggota DPR RI karena tidak ikut menjadi calon anggota legislatif pada pemilu 2019.
Fahri Hamzah tidak mencalonkan kembali sebagai anggota legislatif karena ada permasalahan dengan partainya PKS.
Sebagai anggota DPR RI, Fahri Hamzah dikenal legislator yang kritis terhadap pemerintah.
Di era pemerintahan Jokowi-JK, Fahri Hamzah adalah anggota DPR RI yang sering nyinyir dan kritis.
Semua menteri di kabinet kerja tak luput dari nyinyiran Fahri Hamzah.
Satu di antaranya yang pernah dinyinyiri Fahri Hamzah adalah Menteri Keuangan Sri Mulyani.
Fahri Hamzah menanggapi prestasi Sri Mulyani yang dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik versi majalah The Banker.
Hal tersebut disampaikan Fahri Hamzah melalui akun Twitter @Fahrihamzah yang ia tulis pada Jumat (4/1/2019).
Dalam cuitan tersebut, Fahri menyebut bahwa penghargaan yang diterima Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan terbaik versi majalah The Banker karena kerap meminjam uang dalam jumlah yang banyak.
Menurut Fahri Hamzah si peminjam uang cemas jika Indonesia tidak mampu mengembalikan uang tersebut.
Sehnigga menurutnya, si peminjam memuji kita.
"Kalau kita pinjam uang terlalu banyak, yg kasi pinjam mulai cemas juga kalau2 uangnya gak balik...ya akhirnya dia puji kita...sukur2 yg minjam Kepilih lagi dan bendaharanya dia lagi," tulisnya.
Diketahui, Majalah keuangan internasional The Banker, Rabu (2/1), menobatkan Sri Mulyani Indrawati sebagai Finance Minister of The Year 2019.
Gelar tersebut diberikan atas capaian Kementerian Keuangan (Kemkeu) yang dianggap berhasil mengatasi berbagai tantangan perekonomian di sepanjang 2018.
The Banker dikenal sebagai majalah keuangan internasional yang dimiliki Financial Times (The Nikkei), berbasis di London. Sebelumnya, The Banker juga memberikan penghargaan yang sama kepada Menteri Keuangan India Arun Jaitley pada 2018 dan Menteri Keuangan Argentina Alfonso Prat-Gay pada 2017.
Mahasiswa Sri Mulyani di UI
Sering kritis terhadap Sri Mulyani, ternyata Fahri Hamzah adalah mahasiswa Sri Mulyani ketika kuliah di Universitas Indonesia (UI).
Dikutip Gridhot dari Tribun WIKI, Fahri lahir di Utan, Sumbawa. Nusa Tenggara Barat pada 10 November 1971 dari keluarga yang sederhana.
Orangtuanya bekerja sebagai pembuat kopi tepal khas Sumbawa yang kemudian dijual Fahri ke pasar.
Bahkan saat SD Fahri juga sudah sering menjual permen di sekolahnya.
Fahri terkenal sebagai siswa yang cerdas dan selalu menjuarai kelas sejak SD sampai SMA.
Lulus dari SMA, Fahri Hamzah kemudian melanjutkan pendidikannya ke Universitas Mataram (Unram) mengambil jurusan pertanian.
Belum selesai kuliahnya di Unram, Fahri Hamzah mengambil cuti di semester keenam ketika masuk masa penerimaan mahasiswa baru.
Fahri Hamzah yang sudah bertekad untuk masuk Universitas ternama di Jakarta akhirnya diterima di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia pada tahun 1992.
Fahri yang sibuk menjadi aktivis di kampusnya membuat dia sering bolos kuliah.
Di UI, Fahri Hamzah merupakan mahasiswa Sri Mulyani, menteri keuangan di era Susilo Bambang Yudhoyono maupun Joko Widodo.
Dalam sebuah tayangan di Youtube melalu channel pribadinya, Fahri mengaku kalau dirinya tidak disukai oleh Sri Mulyani.
"Dia (Sri Mulyani), paling nggak suka karena saya paling nggak fokus," kata Fahri Hamzah.
Lalu kemudian Sri Mulyani pergi ke Amerika Serikat, dan ketika pulang Fahri Hamzah sudah menjadi politisi.
Saat itulah Fahri Hamzah mendatangi Sri Mulyani dan mengejeknya. "Bu, tahu kan apa sebabnya (saya tak fokus). Kalau saya fokus saya cuma jadi dosen di tempat ibu," kata Fahri Hamzah lalu tertawa.
Dukung RKUHP
Rancangan Undang-undang yang akan segera disahkan oleh DPR RI kini terus mengalami penolakan dari berbagai macam pihak.
Salah satunya kumpulan mahasiswa dari seluruh Indonesia yang melakukan demonstrasi di berbagaoi daerah.
Dikutip Gridhot dari Kompas.com, menanggapi aksi tersebut, wakil ketua DPR RI, Fahri Hamzah mempertanyakan aksi demo mahasiswa.
"Itu (KUHP lama) mazhab lalu. Itu yang kita lawan. KUHP ini adalah KUHP demokrasi, negara batasi segala bentuk tindakan yang sifatnya represif terhadap rakyat.
"Kok kita pengin balik kolonial, ada apa?," kata Fahri, Selasa (24/9/2019), di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Fahri mengatakan kalau beberapa pasal seperti unggas yang masuk ke pekarangan orang lain dan tentang gelandangan sebenarnya sudah ada di KUHP lama.
"Itu ada di KUHP lama, bukan KUHP baru. Di KUHP baru dijadikan denda. Masalahnya apa? Kita ini ingin dianiaya negara. Memang mentalitas kita jelek. Kita ini sebenarnya feodal. Kita ini ingin ada Ratu Adil, ada yang menyiksa, ada yang mengontrol kita," ujarnya.
Komentarnya mengenai RUKHP selalu mendapatkan kritikan dari masyarakat.
(Gridhot.id)
Artikel ini telah tayang di Gridhot.id dengan judul "Kedudukannya Sebagai Anggota DPR RI Kerap Tuai Kontroversi, Fahri Hamzah Ternyata Bukan Sosok Sembarang, Mantan Mahasiswa Sri Mulyani yang Berani Bersilat Lidah dengan Sang Menteri"