Nilainya Capai Rp 70 Triliun, Industri Film Panas di Negara Ini Laku Keras

Jika di Indonesia industri film panas adalah sesuatu yang haram, namun tidak bagi beberapa negara liberal, seperti Jepang dan Amerika.

Nilainya Capai Rp 70 Triliun, Industri Film Panas di Negara Ini Laku Keras
Istimewa
Ilustrasi - Nilainya Capai Rp 70 Triliun, Industri Film Panas di Negara Ini Laku Keras. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Industri film dewasa belakangan ini semakin menjamur di Amerika Serikat.

Pasarnya tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga merambah ke berbagai benua.

Jika di Indonesia industri 'film panas' adalah sesuatu yang haram, namun tidak bagi beberapa negara liberal, seperti Jepang dan Amerika.

Industri ini menghasilkan uang triliunan Rupiah, dan juga menyumbang pendapatan ke negara.

Bahkan film populer di bioskop seperti Avenger disinyalir pendapatnya hanya setengah dari pendapat film biru ini.

Melansir Dailynews, salah satu industri yang disebuat sebagai pusat industri hiburan dewasa di San Vernando Valley menghasilkan sekitar 1 milliar dollar per tahun (Rp14 trilun) pada 2007.

Dengan lebih dari 200 perusahaan lokal pasar nasional senilai 12 miliar dollar AS (Rp70 triliun) per tahun.

Dalam 15 tahun terakhir petumbuhan industri itu hampir empat kali lipat dari pendapatan tahunan yang setara denagan industri seperti restoran, dan lainnya.

Biodata Pemain Maggie & Daftar Lengkap Pemeran Film Korea Maggie, Film Korea Terbaru September 2019

Di Balik Kematian Artis Cantik Sridevi, Terungkap Sisi Kelam Industri Film Bollywood

Sementara perusahaan film panas mempekerjakan sekitar 6.000 orang sebagian besar keuntungan dari industri itu benar-benar sedikit.

Masih ada pajak bisnis kota yang minimal harus dibayarkan ke perusahaan kas di Los Angles.

Halaman
12
Penulis: Beni Yulianto
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved