Adiknya Daftar KPU, Anggota Timsel Diana Ambarwati Mundur Fokus Selesaikan Disertasi

Anggota Tim Seleksi Zona Dua KPU Kabupaten yang meliputi Pringsewu, Tanggamus dan Pesisir Barat, Diana Ambarwati resmi mengundurkan diri.

Adiknya Daftar KPU, Anggota Timsel Diana Ambarwati Mundur Fokus Selesaikan Disertasi
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi- Seleksi calon komisioner KPU di 15 kabupaten/kota di Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Anggota Tim Seleksi Zona Dua KPU Kabupaten yang meliputi Pringsewu, Tanggamus dan Pesisir Barat, Diana Ambarwati resmi mengundurkan diri. Diana mundur tertanggal 25 September 2019.

Usut punya usut, ia mengaku mundur karena ingin fokus bimbingan dan penyelesaian disertasi di Sekolah Pasca Sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta.

"Dengan ini saya menyatakan mengundurkan diri dan tidak dapat menyelesaikan tahapan seleksi calon anggota KPU Kabupaten/Kota Provinsi Lampung," tulis Diana Ambarwati yang ditandatangani diatas materai.

Surat pengunduran diri Diana Ambarwati yang juga menjabat sebagai Sekretaris Timsel KPU Kabupaten/kota zona ini ditujukan ke KPU RI.

Terpisah Anggota KPU Lampung Divisi SDM, Solihin mengatakan, bahwa pihaknya melalui pokja rekrutmen KPU Provinsi dan Kabupaten/kota sudah melakukan pendalaman dan verifikasi data terkait informasi tersebut.

Sidang di DKPP, KRLUPB Sebut Bawaslu RI Tidak Teliti Restui Timsel di Lampung

Temui Pertanyaan Unik dan Aneh, Peserta Tes Psikologi Seleksi Komisioner KPU Mengaku Kesulitan Jawab

"KPU Provinsi telah menerima pengunduran diri Saudari Diana Ambarwati sehingga kita laporkan ke KPU RI. Selanjutnya KPU RI akan memutuskan terkait pengunduran diri yang bersangkutan," kata Sholihin, Sabtu (28/9/2019).

Dengan mundurnya Diana Ambarwati sambung pemilik panggilan akrab Gus Choing ini, maka tidak bisa lagi di kaitkan dengan saudara atau familinya yang mendaftar dimana pun di Provinsi Lampung ini.

"Saya kira ini menjadi contoh baik ketika larangan maka yang bersangkutan mengundurkan diri dari timsel untuk menghindari konflik interest dengan familinya," ungkapnya.

Anggota Bawaslu Lampung Adek Asy'ari sebelumnya mengingatkan agar timsel untuk taat regulasi dan menanggapi dengan serius laporan masyarakat terkait rekrutmen KPU.

 "Seperti adanya hubungan saudara degan timsel dan ada nya hubungan ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara. Cross chek secara mendalam agar tidak menjadi insiden dan bom waktu nantinya," ucap Adek.

Menurut Adek, timsel juga harus mematuhi dan mempedomani selurus-lurusnya seluruh ketentuan yang ada dalam PKPU No 7, 25, 27 tahun 2018 dan PKPU No 2 thn 2019 serta SK KPU no 379 thn 2019.

"Jangan sampai timsel mempertaruhkan integritas dan profesionalitasnya. Untuk itu Timsel harus menghindari konflik kepentingan maupun KKN dalam proses seleksi ini. Tentu kita tidak ingin hasil dari timsel nanti malah diadukan ke DKPP dan di PTUN kan. Ini akan menjadi preseden buruk," tandasnya. (ben)

Penulis: Beni Yulianto
Editor: wakos reza gautama
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved