Tribun Way Kanan

Wabup Way Kanan Hadiri Wayang Kulit Semalam‎ Suntuk Peringatan Tahun Baru Islam 1441 H

Wakil Bupati Way Kanan Edward Antony menghadiri Wayang Kulit Semalam Suntuk dalam rangka Peringatan Tahun Baru Islam 1441 Hijiriah.

Wabup Way Kanan Hadiri Wayang Kulit Semalam‎ Suntuk Peringatan Tahun Baru Islam 1441 H
Tribunlampung.co.id/Anung
Wabup Way Kanan Hadiri Wayang Kulit Semalam‎ Suntuk Peringatan Tahun Baru Islam 1441 H 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BUMI AGUNG - Wakil Bupati Way Kanan Edward Antony menghadiri Wayang Kulit Semalam Suntuk dalam rangka Peringatan Tahun Baru Islam 1441 Hijiriah dan kegiatan Ruwat Kampung Bumi Agung Kampung Bumi Agung, Kecamatan Bumi Agung, Minggu 29 September 2019 malam.

Wakil Bupati Edward Antony, menyambut baik kegiatan Wayang Kulit Semalam Suntuk dalam rangka Menyambut Tahun Baru Islam.

Mudah-mudahan dari kegiatan ini menjadi alat pemersatu kita dan menjadi tontonan yang menghibur masyarakat.

Ia mengatakan berbagai macam kegiatan digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam. Namun Perayaan Tahun Baru Hijriyah tentu tidak sama dengan perayaan tahun baru Masehi.

"Tahun baru Hijriyah diisi dengan kegiatan-kegiatan positif atau hal lain yang bisa membantu kita mengevaluasi diri serta mempermudah kita menyusun rencana hidup yang lebih baik pada tahun berikutnya, baik target dunia maupun akhirat. Agar keduanya dapat berjalan selaras dan seimbang," katanya.

Melalui pertunjukan Wayang kulit pada malam dapat digunakan sebagai media dakwah.

Balita dan Nenek Tewas dalam Kecelakaan Maut di Tol, Mobil Oleng Tabrak Median Jalan

Selain menyuguhkan hiburan bagi masyarakat juga menyampaikan dakwah yang akan bermanfaat bagi masyarakat kita, yang dewasa ini cenderung sangat ketergantungan dengan media sosial, dengan segala konsekwensinya mengandung nilai-nilai positif dan negatifnya.

Akibat kemajuan teknologi intraksi dan bersilaturahmi menjadi berkurang. Dengan mudahnya mengakses segala bentuk informasi yang kita inginkan cukup berdiam diri di rumah.

Tugu Adipuran Akan Dipadati Massa Aksi Lampung Memanggil, Siang Ini

Sebagian besar generasi muda kita dewasa ini kurang peduli dengan budaya peninggalan nenek moyang kita.

Kecenderungan terjadinya pergeseran nilai-nilai budaya menuntut semua pihak untuk terlibat dalam pelestarian nilai-nilai budaya bangsa, termasuk nilai-nilai budaya lokal daerah sebagai kristalisasi/embrio nilai-nilai budaya nasional.

Halaman
12
Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved