Tribun Lampung Utara

Berawal dari Benjolan, Gadis Belia Asal Lampung Utara Terbaring Lemah Diserang Tumor di Paha

Berawal dari Benjolan, Wanita Muda Asal Lampung Utara Terbaring Lemah Diserang Tumor di Paha

Berawal dari Benjolan, Gadis Belia Asal Lampung Utara Terbaring Lemah Diserang Tumor di Paha
Dokumentasi Polres Lampura
Berawal dari Benjolan, Gadis Belia Asal Lampung Utara Terbaring Lemah Diserang Tumor di Paha 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Seorang gadis muda tergolek lemah di RSU Ryacudu Kotabumi.

Maya Sari (15) menderita tumor di paha sejak setahun lalu. Saat ini Maya Sari dirawat di RSU Ryacudu Kotabumi dan tengah mendapatkan perawatan oleh tim medis yang didampingi aparat pemerintahan desa bersama keluarganya.

Saprudin (67) warga Desa Gunung Betuah, Kecamatan Abung Barat, orang tua Maya Sari (15) menyatakan anaknya diketahui sakit pada hari kelima di bulan puasa lalu. Setelah mengetahui itu Maya dibawa ke Puskesmas kemudian dirujuk ke salah satu RS di Kotabumi.

"Dua hari rumah sakit dioperasi, habis selesai operasi itu saya dipanggil masuk kamar sama dokter dan dokter bilang ke saya hasil operasi itu mau dibawa ke karang biayanya lima ratus ribu rupiah, katanya biar tau penyakitnya setelah operasi itu," kata Saprudin, Selasa 1 Oktober 2019.

Setelah itu, lanjutnya dalam waktu 21 hari dia dipanggil lagi dan menyatakan penyakit anaknya tersebut adalah tumor.

BREAKING NEWS - Mahasiswa Kepung DPRD Pringsewu Tolak RUKHP dan RUU Ketenagakerjaan

"Tapi saya enggak tau ujung dari keterangan tumor itu karena bacaan ujung dari kata tumor itu hanya dokter yang bisa bacanya," lanjutnya.

BREAKING NEWS - Dorong Motor Sport Baru, Pelaku Curanmor di Rajabasa Nyaris Tewas Dihajar Massa

Keluhan awal yang dirasakan oleh Maya Sari merupakan benjolan di tubuhnya, yang dirasakannya sakit saat menjalankan ibadah di Masjid dia merasakan sakit di bagian kakinya dari paha sampai ke arah lututnya.

"Saat itu dia (Maya Sari) nelpon maknya minta disusul, setelah disusul ada setengah jam dia bilang rasa sakitnya setelah itu hilang rasa sakitnya," ungkap Saprudin.

Ditambahkannya, saat dirujuk kerumah sakit anaknya tidak pernah lagi mengeluhkan rasa sakit sampai proses operasi itu dilakukan. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved