Perawat Lampura Tersandung Kasus Hukum

BREAKING NEWS - Dedi Afrizal Minta Penangguhan Jumraini, Ketua PN: Silakan Sampaikan ke Pengadilan

BREAKING NEWS - Dedi Afrizal Minta Penangguhan Jumraini, Ketua PN: Silakan Sampaikan ke Pengadilan

BREAKING NEWS - Dedi Afrizal Minta Penangguhan Jumraini, Ketua PN: Silakan Sampaikan ke Pengadilan
Tribunlampung.co.id/Anung
Perwakilan dari DPP Lampung, Dedi Afrizal diterima oleh ketua PN Kotabumi, Vivi Purnamawati dan jajaran, Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono. 

TRIBUNLAMPUNG.Co.Id, KOTABUMI - Dalam melakukan aksi solidaritas, para perawat melakukan long march dari stadion Sukung Kotabumi menuju Pengadilan Negeri Kotabumi, Kamis 3 Oktober 2019.

Mereka membawa spanduk beraneka ragam tulisan, seperti bebaskan Jumraini.

Selain itu juga para perawat meletakkan satu papan bunga di depan pengadilan negeri Kotabumi bertuliskan “Salam Cinta dari perawat untuk hakim” “#save perawat # save Jumaraini.

Perwakilan dari DPP Lampung, Dedi Afrizal diterima oleh ketua PN Kotabumi, Vivi Purnamawati dan jajaran, Kapolres Lampung Utara AKBP Budiman Sulaksono.

Dalam pemaparannya, Dedi meminta kepada pihak pengadilan negeri Kotabumi dapat menerima penangguhan kepada Jumraini. “Saya yang menangguhkan. Dia kooperatif,” ujarnya.

Bunga papan di depan PN Kotabumi
Bunga papan di depan PN Kotabumi (Tribunlampung.co.id/Anung)

Kemudian, menurutnya proses Jumraini bisa dipertimbangkan untuk dibebaskan, mendengar kasus tersebut Jumraini tidak melakukan tindakan seperti memberi obat yang berlebihan dosisnya.

BREAKING NEWS - Ini Kata Kapolres Lampung Utara Soal Kasus Dugaan Malpraktik Jumraini

Menanggapi hal tersebut, Vivi Purnamawati ketua Pengadilan Negeri Kotabumi mengenai adanya permohonan penangguhan, pihaknya menyarankan kepada pihak pemohon kiranya mengajukan permohonan kepada majelis hakim di saat persidangan kasus Jumraini.

“Silahkan sampaikan ke persidangan. Nanti akan dicatat sebagai bukti persidangan,” ujar perempuan berhijab ini.

Mengenai permintaan bebas terhadap Jumraini, seorang perawat yang tersandung hukum, akan dilihat dahulu dari bukti bukti di persidangan, dan majelis hakim akan melakukan pertimbangan.

Tanggapan Kapolres

Halaman
1234
Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved