Tribun Lampung Tengah

Warga Tulangbawang Diamankan Polisi di Lampung Tengah karena Bawa Barang Ini

Warga Tulangbawang Diamankan Polisi di Lampung Tengah Karena Bawa Barang Ini

Warga Tulangbawang Diamankan Polisi di Lampung Tengah karena Bawa Barang Ini
Tribunlampung.co.id/Syamsir Alam
Warga Tulangbawang Diamankan Polisi di Lampung Tengah Karena Bawa Barang Ini 

Warga Tulangbawang Diamankan Polisi di Lampung Tengah Karena Bawa Barang Ini

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GUNUNGSUGIH - Dua warga Kabupaten Tulangbawang diringkus jajaran Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Lampung Tengah.

Keduanya yaitu Angga (43) warga Rengas Gedung Lingkungan Gunung Sakti, Menggala Selatan dan Taufik (39) warga Jalan Lintas Tengah, Kampung Pasar Baru, Kecamatan Menggala Selatan, Tulang Bawang.

Kepala Satres Narkoba Iptu Andre Try Putra mewakili Kapolres AKBP I Made Rasma, menjelaskan, Angga dan Taufik ditangkap Rabu (2/10) lalu.

"Kami menyikapi laporan masyarakat, bahwasanya kawasan jembatan di Jalur Lintas Sumatera, Kampung Gunung Batik Baru , Kecamatan Terusan Nunyai, sering dijadikan tempat transaksi narkotika," kata Iptu Andre Try Putra, Jumat 4 Oktober 2019.

Andre Try Putra menjelaskan, pada Rabu 2 Oktober 2019 sekira pukul 15.00 WIB, jajarannya melakukan pengintaian di sekitar lokasi yang dimaksud.

Lalu, kata Andre Try Putra, dua orang dengan mengendarai sepeda motor tampak sedang berdiri di sekitaran lokasi dan saat akan didekati, kedua pelaku menghindar.

BREAKING NEWS - Kepala BNNP Lampung Minta Hakim Hukum Mati Pengedar Narkoba

Ade Diciduk Ditresnarkoba Polda Lampung Saat Transaksi Narkotika di Way Halim

"Kedua pelaku mencoba menghindar saat akan kami dekati, lalu motor mereka kami cegat, dan dilakukan penggeledahan di tubuh mereka," papar Andre Try Putra.

Ketika kedua pelaku digeledah, polisi menemukan barang bukti berupa bungkusan di dalam kantung jaket sebelah kiri yang dikenakan pelaku Angga.

Guna penyidikan lebih lanjut, terus Andre Try Putra, keduanya dibawa ke Mapolres Lampung Tengah beserta barang bukti satu bungkus kecil sabu di dalam plastik klip bening.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku Angga bersama Taufik dijerat pasal 112 ayat (1) dan atau pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman 4 sampai 12 tahun penjara.

Barang bukti sabu, kata Angga, dibeli dari seseorang di kawasan Kampung Gunung Batin Baru, Kecamatan Terusan Nunyai, Lampung Tengah.

4 Oknum TNI Pesta Narkoba dengan 3 Mahasiswi di Hotel, POM Turun Tangan

Ditangkap Edarkan Narkoba, Anak Sri Bintang Pamungkas Sudah 2 Tahun Jadi Pemakai

Untuk membeli barang bukti sabu dengan harga Rp 300 ribu tersebut, lanjut Angga, ia dan Taufik harus berpatungan.

Setidaknya, ungkap Angga, mereka sudah lebih dari dua kali bertransaksi serbuk putih haram itu di kawasan Lampung Tengah, khususnya Terusan Nunyai.

"Kami yang menjemput (pengedar sabu) dan kalau sudah deal, baru kami ambil dari yang jual, disuruh tunggunya di jembatan itu," tandas Angga. (tribunlampung.co.id/syamsir alam)

Penulis: syamsiralam
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved