Tribun Lampung Utara

BPBD Lampura Salurkan Air Bersih di Abung Surakarta

BPBD Kabupaten Lampung Utara menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Desa Purbasakti, Kecamatan Abung Surakarta.

BPBD Lampura Salurkan Air Bersih di Abung Surakarta
Tribun Lampung/Anung
BPBD Lampung Utara menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Desa Purbasakti, Kecamatan Abung Surakarta. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, ABUNG SURAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lampung Utara menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Desa Purbasakti, Kecamatan Abung Surakarta.

Kabid Darlog BPBD Lampura Meri Edialis mengatakan, pihaknya menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) guna mendata jumlah warga yang membutuhkan air bersih.

"Dari dasar itulah, BPBD mengirimkan dua unit mobil tangki air bersih guna memenuhi kebutuhan warga di sana,” kata Meri, Minggu (6/10/2019).

"Semoga apa yang telah diberikan bisa sedikit meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.

Musim kemarau berkepanjangan tahun ini membuat warga di Kecamatan Abung Surakarta, Lampung Utara, kesulitan mendapatkan air bersih.

Warga memanfaatkan sumur yang berada di pinggiran sungai untuk memenuhi kebutuhan air bersih.

Warga Jalan Pahlawan Gang Santi Bandar Lampung Dua Bulan Krisis Air Bersih

Krisis Air Bersih, Polres Tulangbawang Bagikan Ribuan Liter Air Bersih Kepada Warga

Dedi Suwarno (32), warga Desa Purbasakti, mengaku kesulitan air bersih sudah berlangsung lama.

“Setiap pagi sebelum berangkat kerja saya terlebih dahulu mengambil air untuk keperluan memasak istri saya di rumah. Baru saya pergi ke ladang mencari rumput untuk pakan sapi saya," katanya.

Hal sama dikatakan Kasdini (42).

Ibu rumah tangga ini mengungkapkan, sudah beberapa bulan terakhir ia mengambil air di sumur yang jaraknya sekitar 1 km dari rumah.

“Kesulitan mendapatkan air bersih sudah sangat lama kami rasakan. Kami terpaksa berjalan kaki sekitar 1 kilo untuk mengambil air dari sumur darurat yang dibuat di tepi sungai,” ungkapnya.

Kasdini harus melalui jalanan menanjak dengan menenteng jeriken berkapasitas 5-10 liter. (Tribunlampung.co.id/Anung Bayuardi)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved