Melihat Lebih Dekat Proses Pembuatan Tahu Menggunakan CNG di Tahu Susu Lembang

Media Gathering PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Area Lampung mengunjungi Tahu Susu Lembang.

Melihat Lebih Dekat Proses Pembuatan Tahu Menggunakan CNG di Tahu Susu Lembang
Tribunlampung.co.id/Dini
Sales Area Head PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Area Lampung Mochamad Arif memberikan plakat kepada SPV Tahu Susu Lembang Rahmat Hidayat 

Laporan Reporter Tribun Lampung Jelita Dini Kinanti

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDUNG - Media Gathering PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Area Lampung mengunjungi Tahu Susu Lembang yang merupakan salah satu pusat oleh-oleh di Bandung, Minggu (6/10/2019)

Tribun berkesempatan melihat proses pembuatan tahu menggunakan Compressed Natural Gas (CNG) dalam kunjungan itu.

Pembuatan tahu berada di ruangan yang tidak jauh dari pintu masuk Tahu Susu Lembang. Dengan ramah Dhine Herna dan Rahmat Hidayat yang merupakan SPV Tahu Susu Lembang mengantarkan ke ruangan itu.

Disana terdapat tempat merebus kedelai di sebelah kiri, dan penguningan disebelah kanan. Penguningan dilakukan khusus untuk tahu kuning.

Menurut Rahmat, sudah tiga tahun pembuatan tahu di Tahu Susu Lembang menggunakan CNG. Dalam satu bulan, CNG yang digunakan bisa diatas 10 ribu m3. Sebelumnya sejak Tahu Susu Lembang berdiri tahun 2008, menggunakan LPG.

Alasan menggunakan CNG, karena proses pembuatan tahu lebih cepat dibanding dengan menggunakan LPG.

Kecepatan itu terlihat dari perebusan kedelai yang hanya membutuhkan waktu 40 menit saat menggunakan CNG. Sedangkan saat menggunakan LPG perebusan kedelai bisa sampai satu jam. Setelah perebusan, baru proses penguningan.

Alasan lain menggunakan CNG, karena CNG membuat pengeluaran Tahu Susu Lembang jauh lebih hemat 10-15 persen dibandingkan dengan saat menggunakan LPG. Belum lagi isi tabung LPG tidak bisa digunakan hingga habis.

Dari 50 kg tabung LPG yang digunakan setiap hari, selalu ada sisa 13 kg yang tidak bisa digunakan karena membeku. 13 kg itu merupakan batas beku tabung LPG 50 kg. Semakin lama digunakan, tabung LPG bisa makin beku.

Halaman
123
Penulis: Jelita Dini Kinanti
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved