Perawat Lampura Tersandung Kasus Hukum

BREAKING NEWS - Penasehat Hukum Jumraini Ajukan Penangguhan Tahanan

Kuasa hukum dari terdakwa Jumraini, Candra dan Jasmen mengajukan penangguhan tahanan atau pengalihan tahan kota.

BREAKING NEWS - Penasehat Hukum Jumraini Ajukan Penangguhan Tahanan
Tribunlampung.co.id/Anung
BREAKING NEWS - Penasehat Hukum Jumraini Ajukan Penangguhan Tahanan 

TRIBUNLAMPUNG.Co.ID, KOTABUMI - Kuasa hukum dari terdakwa Jumraini, Candra dan Jasmen mengajukan penangguhan tahanan atau pengalihan tahan kota.

“Yang mulia kami di persidangan ini mau mengajukan penangguhan kepada majelis hakim,” katanya, dalam persidangan, Selasa 8 Oktober 2019.

Dalam persidangan tersebut, ketua Majelis Hakim Eva mengatakan pihak masih akan mempelajari berkas yang diajukan oleh Penasehat hukum terdakwa.

“Kami akan mempelajari dahulu. Sembari menunggu kelengkapan administrasi dari PENASEHAT hukum,” ujarnya.

Dalam menunggu kelengkapan administrasi, dan akan melakukan musyawarah hakim, sidang terdahap Jumraini diskors.

BREAKING NEWS - Sidang Sempat Molor, Ini Dakwaan Jaksa Terhadap Perawat Jumraini

“Sidang di skors satu jam. Pukul 15.00 WIB dilanjutkan kembali sidangnya,” katanya.

Dakwaan Jaksa

Eva M.T Pasaribu selaku ketua majelis hakim, dengan Anggota Rika semula dan Suhadi Putra Wijaya.

Sebagai Jaksa Dian Fatmawati dan Budiawan. Sedangkan kuasa hukum dari terdakwa, Candra Septimaulidar dan Jasmen Nadeak

Dian Fatmawati dalam membacakan dakwaannya, Jumraini didakwa karena lalai melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap korban Alex sehingga menyebabkan meninggal dunia.

Halaman
123
Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved