Tribun Tanggamus

Bupati Tanggamus Dewi Handajani Kampanyekan Tak Lagi Pakai Air Minum Kemasan Sekali Pakai

Bupati Tanggamus Dewi Handajani Kampanyekan Tak Lagi Pakai Air Minum Kemasan Sekali Pakai

Bupati Tanggamus Dewi Handajani Kampanyekan Tak Lagi Pakai Air Minum Kemasan Sekali Pakai
Tribun Lampung/Deni Saputra
Ilustrasi Sampah - Bupati Tanggamus Dewi Handajani Kampanyekan Tak Lagi Pakai Air Minum Kemasan Sekali Pakai. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS - Bupati Tanggamus Dewi Handajani mulai menerapkan kampanye pengurangan limbah plastik (KPLP) di semua kegiatan pemerintahan.

Menurut Dewi, melalui gagasan tersebut akan mengurangi limbah plastik khususnya dari botol bekas air mineral.

"Sekarang sudah mulai, di setiap acara dan kegiatan pemerintahan, jangan lagi menggunakan minuman dalam kemasan botol. Itu untuk mengurangi sampah dari botol bekas air mineral," terang Dewi, Selasa, 8 Oktober 2019.

Dewi menambahkan, setiap pegawai harus membawa tempat air atau tumbler sebagai wadah minum.

"Jadi, tidak lagi minum dari air mineral kemasan botol atau gelas yang sekali pakai. Sebab itu akan menimbulkan sampah," tegas Dewi.

Apabila di sebuah acara yang hidangannya dikemas dalam kotak seperti makanan ringan atau menu makan, Dewi menegaskan, maka jangan dimasukkan air mineral kemasan botol atau gelas.

Keluarga Aga Trias Tahta Minta Usut Tuntas, Polisi Kembali Periksa Panitia Diksar UKM Cakrawala

Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Tempat Biliar, Segini Barang Buktinya

"Untuk kebutuhan minum nanti setiap acara diharuskan ada gelas kaca atau cangkir untuk minum. Bisa juga yang hadir sudah bawa tumbler sendiri-sendiri," terang Dewi.

Dewi mengaku, hal ini diterapkan di lingkungan dan kegiatan pemerintahan dulu.

"Minimal ini menjadi contoh ke masyarakat. Sebab untuk kesadaran melaksanakan pengurangan limbah plastik harus dilakukan secara bertahap," ucap Dewi.

Bupati Lampura Agung Ilmu Mangkunegara Kena OTT KPK, Wabup Budi Utomo Jadi Plt Bupati

Dengar Lagu I Love You 3000 MP3 Stephanie Poetri, Video Streaming Lagu I Love You 3000

"Ini dilakukan oleh lingkup kami dulu setelahnya baru mengajak masyarakat supaya sama-sama melaksanakan KPLP," imbuh Dewi.

Imbauan tersebut, kata Dewi, sudah disampaikan Sekda Tanggamus Hamid H Lubis dalam apel pagi.

"Bayangkan jika satu orang minum lima botol sehari, maka dalam satu keluarga bisa mencapai belasan botol sehari," kata Dewi. (tribunlampung.co.id/tri yulianto)

Penulis: Tri Yulianto
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved