Kepsek Didemo Siswanya

BREAKING NEWS - Didemo Siswanya, Begini Tanggapan Kepala SMPN 3 Sidomulyo

Kepala SMPN 3 Sidomulyo S Antoro buka suara setelah didemo oleh puluhan siswanya sendiri, Kamis (10/10/2019).

BREAKING NEWS - Didemo Siswanya, Begini Tanggapan Kepala SMPN 3 Sidomulyo
Tribun Lampung/Dedi
Kepala SMPN 3 Sidomulyo S Antoro didemo oleh puluhan siswanya sendiri, Kamis (10/10/2019). 

BREAKING NEWS - Didemo Siswanya, Begini Tanggapan Kepala SMPN 3 Sidomulyo

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SIDOMULYO - Kepala SMPN 3 Sidomulyo S Antoro buka suara setelah didemo oleh puluhan siswanya sendiri, Kamis (10/10/2019).

Siswa meminta Antoro mundur dari posisinya sebagai kepala SMP Negeri 3 Sidomulyo.

Saat dikonfirmasi, Antoro mengaku telah memenuhi apa yang menjadi permintaan siswa.

Menurut Antoro, halaman sekolah memang tidak dipaving karena SMP Negeri 3 Sidomulyo menjadi green school.

Bahkan SMP Negeri 3 Sidomulyo menjadi wakil untuk sekolah Adiwiyata pada 2016 tingkat kabupaten dan 2017 tingkat Provinsi Lampung.

“Memang untuk halaman tidak dipaving blok. Karena kita merupakan green school. Halaman ditanami rerumputan taman bunga,” terang Antoro.

Begitu juga dengan sarana alat olahraga, Antoro mengatakan, ia sudah mulai membeli alat-alat olahraga seperti bola voli dan lainnya.

BREAKING NEWS - Minta Kepala SMPN 3 Sidomulyo Mundur, Begini Tuntutan Para Siswa

BREAKING NEWS - Didemo Siswanya, Kepala SMPN 3 Sidomulyo Diminta Mundur

“Selain dari bantuan, kita mulai menambah alat olahraga dengan membeli, seperti bola voli. Kita juga ada meja pingpong dan lainnya,” kata dia.

Antoro mengatakan, mikrofon yang rusak sedang diperbaiki.

Sementara pengadaan komputer memang tidak ada dalam anggaran sekolah.

Antoro menambahkan, dia telah membicarakan keluhan siswa dengan para guru.

Terkait tuntutan mundur, Antoro mengatakan, sebagai aparatur sipil Negara (ASN) dirinya siap melaksanakan tugas sesuai perintah pimpinan.

“Terkait hal ini, juga sempat saya sampaikan dengan kepala dinas pendidikan. Dan saya diminta untuk tetap fokus melaksanakan tugas. Menjamin kegiatan belajar mengajar di sekolah berjalan. Sambil menunggu adanya perubahan/penyegaran untuk posisi kepala sekolah nantinya,” terang Antoro. (Tribunlampung.co.id/Dedi Sutomo)

Penulis: Dedi Sutomo
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved