Tribun Lampung Tengah

Pengusaha Batu Bata di Lampung Tengah Tertipu Rp 16,5 Juta

Jumadi (51), warga Kampung Rejo Sari Mataram, Kecamatan Seputih Mataram, Lampung Tengah, harus berurusan aparat kepolisian.

Pengusaha Batu Bata di Lampung Tengah Tertipu Rp 16,5 Juta
Dok Polsek Seputih Mataram
Pelaku Jumadi (kedua kiri) diamankan di Mapolsek Seputih Mataram karena melakukan penipuan terhadap pengusaha batu bata. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SEPUTIH MATARAM - Jumadi (51), warga Kampung Rejo Sari Mataram, Kecamatan Seputih Mataram, Lampung Tengah, harus berurusan aparat kepolisian.

Jumadi diamankan Polsek Seputih Mataram karena diduga melakukan penipuan terhadap Masrika (52), warga Metro.

Masrika pun mengalami kerugian hingga Rp 16,5 juta.

Ia menceritakan kronologi penipuan yang dialaminya.

Berawal saat Rabu (20/3/2019) lalu, Masrika mendatangi kediaman Jumadi untuk membeli tanah sebagai bahan baku pembuatan batu bata.

"Waktu itu kami sepakat bahan baku tanah untuk membuat batu bata dengan harga Rp 16,5 juta," kata Masrika kepada penyidik Polsek Seputih Mataram, Jumat (11/10/2019).

Atas kesepakatan, pembayaran dilakukan dengan cara transfer ke rekening milik istri pelaku.

Setelah uang ditransfer, Jumadi tak juga mengirim tanah ke rumah korban.

Kena Tipu, Muzdalifah Transfer Rp 20 Juta tapi Ingrid Kansil Tak Terima, Akhirnya Lapor Polisi

Mantan Kadis PU Lampung Timur Bantah Tuduhan Penipuan dan Penggelapan Uang

"Saya tunggu tapi tanah tidak dikirim oleh dia (Jumadi). Setelah beberapa hari, dia juga ditelepon tidak pernah menjawab," ujar korban.

Karena tak ada iktikad baik, akhirnya korban melapor ke Polsek Seputih Mataram.

Halaman
12
Penulis: syamsiralam
Editor: Daniel Tri Hardanto
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved