Istri Kolonel Komentari Penusukan Jenderal Purnawirawan TNI, Suami Ditahan: Saya Terima Salah

Akibat sang istri memberikan komentar nyinyir terkait kasus penusukan Jenderal Purnawirawan TNI, Kolonel Kav Hendi Suhendi ditahan

Istri Kolonel Komentari Penusukan Jenderal Purnawirawan TNI, Suami Ditahan: Saya Terima Salah
KOMPAS.com/KIKI ANDI PATI
Danrem 143/Ho Kendari Kolonel Inf Yulistinus Nono Yulianto memimpin serah terima jabatan Dandim 1417/ Kendari dari Kolonel Kav Hendi Suhendi kepada Kolonel Inf Alamsyah di Aula Sudirman Makorem Kendari. Istri Kolonel Komentari Penusukan Jenderal Purnawirawan TNI, Suami Ditahan: Saya Terima Salah. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Akibat sang istri memberikan komentar nyinyir terkait kasus penusukan Menkopolhukam Jenderal Purnawirawan TNI Wiranto, Kolonel Kav Hendi Suhendi dicopot dari jabatannya.

Selain itu, sang kolonel ditahan selama 14 hari.

Danrem 143/Halu Oleo, Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto mengatakan bahwa Dandim Kendari yang baru saja dicopot dari jabatannya akan menjalani hukuman disiplin dengan penahanan ringan selama 14 hari.

Penahanan mantan Dandim Kendari, Kolonel Kav Hendi Suhendi, kata Yustinus, dilakukan mulai Sabtu (12/10/2019).

"Saya sekitar pukul 08.40 Wita menggelar acara hukum disiplin militer. Kemudian saya putuskan dengan mempertimbangkan berbagai hal, saya putuskan untuk melakukan penahanan ringan tehitung dari sekarang," kata Yustinus Nono Yulianto seusai sertijab Dandim Kendari, Sabtu (12/10/2019).

Menurutnya, orang yang bersangkutan akan ditahan dan diserahkan ke Denpom Kendari untuk menjalani hukuman disiplin.

Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi menjelaskan, mantan Dandim Kendari akan menjalani penahanan selama 14 hari oleh Denpom Kendari.

Jenderal Purn TNI Ditusuk, Kepala BIN Ungkap Alasan Terduga Teroris Pakai Pisau Bukan Bom

Istri eks Dandim akan jalani pemeriksaan

Hukuman tersebut, kata Surawahadi, merupakan hukuman disiplin terhadap Kolonel Hendi terkait konten negatif sang istri di akun media sosial Facebook, merespons kasus penyerangan dan penusukan Menkopolhukam Jenderal Purnawirawan TNI Wiranto.

"Suaminya akan ditangani dengan cara militer. Istrinya akan ditangani dengan cara umum walaupun dia Persit,” kata Pangdam XIV Hasanuddin sebelum sertijab Dandim Kendari di Aula Jenderal Soedirman Makorem Kendari, Sabtu (12/10/2019).

Halaman
1234
Editor: Ridwan Hardiansyah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved