Tribun Bandar Lampung

Lagi,Satpol PP Jaring 10 PSK dan Waria

Satuan Polisi (Satpol) PP Kota Bandar Lampung menjaring sebanyak 10 orang Pekerja Seks Komersial (PSK) dan waria.

Lagi,Satpol PP Jaring 10 PSK dan Waria
Dokumentasi Satpol PP
10 PSK dan Waria Terjaring Razia Satpol di Beberapa Titik, Sebagian Disebut Pemain Lama 

Laporan Wartawan Tribun Lampung Eka Ahmad Sholichin

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Satuan Polisi (Satpol) PP Kota Bandar Lampung menjaring sebanyak 10 orang Pekerja Seks Komersial (PSK) dan waria.

Penjaringan oleh Tim Ketertiban Umum Sosial itu digelar pukul 22.00-03.00 WIB, Selasa (15/10) dini hari.

Plt Kasatpol PP Kota Bandar Lampung Suhardi Syamsi menyatakan, rincian yang terjaring terdiri sembilan PSK dan satu waria.

Lokasi penjaringan di seputaran pasar bawah Ramayana Tanjung Karang, Pasar Ambon, Keteguhan, Jalan RE Martadinata, dan Lapangan Sawah Brebes.

“Titik lainnya depan Hotel Sheraton, depan asrama Brimob (Pahoman), Ketapang, Way Lunik dan Panjang".

"Mereka yang terjaring tadi malam sebagian ada yang belum pernah sama sekali terjaring tapi sebagian adalah pemain lama,” paparnya.

10 PSK dan Waria Terjaring Razia Satpol di Beberapa Titik, Sebagian Disebut Pemain Lama

Suhardi menambahkan, pasca diamankan, pihaknya mendata, dokumentasi lalu dilimpahkan ke dinas sosial.

Usai dilimpahkan ke dinas sosial diharapkan PSK dan waria tersebut tidak mengulangi lagi aktivitas memicu penyakit masyarakat.

Terkait razia penyakit masyarakat ia menerangkan, bulan ini pihaknya menjaring puluhan PSK dan waria. Ia tak menampik, selama gelaran razia, ada empat PSK atau waria melarikan diri pasca diamankan.

“Mereka melarikan diri dengan cara loncat dari jendela. Kondisinya saat itu petugas sedang kelelahan ketiduran sehingga melarikan diri,” papar Suhardi.

Ia berharap, masyarakat bisa membantu Satpol PP Kota Bandar Lampung.

"Bantuannya bisa dengan memberikan informasi kalau memang melihat keberadaan PSK, waria, anak punk yang memang berada di dalam wilayah mereka," kata Suhardi. (*)

Penulis: Eka Ahmad Sholichin
Editor: martin tobing
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved