Tribun Tulangbawang

Oknum Pelatih Pencak Silat Cabuli 5 Murid Perempuan Nyaris Dihakimi Massa di Tulangbawang

Oknum Pelatih Pencak Silat Cabuli 5 Murid Perempuan Nyaris Dihakimi Massa di Tulangbawang

Oknum Pelatih Pencak Silat Cabuli 5 Murid Perempuan Nyaris Dihakimi Massa di Tulangbawang
tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi - Pencabulan. Oknum Pelatih Pencak Silat Cabuli 5 Murid Perempuan Nyaris Dihakimi Massa di Tulangbawang 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Aparat Satreskrim Polres Tulangbawang mengamankan Suhartono (45) pelaku tindak pidana asusila terhadap anak di bawah umur.

Warga Tiyuh Panaragan Jaya Indah, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat itu diamankan petugas setelah nyaris jadi bulan bulanan warga karena mencabuli anak di bawah umur, Minggu (13/10) malam.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara intensif oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Tulangbawang, Senin (14/10/2019) siang, terungkap kalau pelaku yang merupakan oknum pelatih pencak silat yang tergabung IPSI (ikatan pencak silat seluruh indonesia) Kabupaten Tulangbawang Barat.

Telah melakukan perbuatan asusila kepada lima orang murid perempuan.

Adapun kelima orang korbannya yaitu berinisial NL (13), TI (16), WS (17), SI (20) yang merupakan warga Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, dan LS (17) yang merupakan warga Kecamatan Menggala, Kabupaten Tulangbawang.

2 Hari Tak Pulang ke Rumah, Saat Ditemukan Gadis Remaja Ini Ternyata Dicabuli Pacar Sendiri

"Aksi bejat pelaku ternyata telah berlangsung sejak tahun 2016 dan dialami oleh korban SI," terang Kasat Reskrim AKP Sandy Galih Putra mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Syaiful Wahyudi, Selasa (15/10).

Perbuatan asusila ini pertama kali dilakukan pelaku di rumah korban yang dalam keadaan sepi tidak ada orang.

Lalu bulan April 2016 pelaku kembali melakukan perbuatan asusila terhadap korban di salah satu hotel yang ada di Bandar Lampung. 

Siswi SD Dicabuli Oknum Guru Ngaji Lampung Utara, Modus Mandi Kembang di Kamar Mandi Rumah Ibadah

Waktu itu korban sedang mengikuti kegiatan O2SN (olimpiade olahraga siswa nasional) pencak silat tingkat provinsi.

Bulan April tahun 2019, perbuatan asusila pelaku ini dialami oleh korban LS, TI dan WS di tempat latihan yang berada di bekas Ponpes (pondok pesantren) Panaragan Jaya Indah dan di salah satu SMK (sekolah menengah kejuruan) Negeri di Tulang Bawang Barat.

Halaman
12
Penulis: Endra Zulkarnain
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved