Tribun Bandar Lampung

Ngaku Jadi Anggota Polisi, Hermansyah Ditangkap Tim Khusus Anti Bandit Polresta Bandar Lampung

Ngaku Jadi Anggota Polisi, Hermansyah Ditangkap Tim Khusus Anti Bandit Polresta Bandar Lampung

Ngaku Jadi Anggota Polisi, Hermansyah Ditangkap Tim Khusus Anti Bandit Polresta Bandar Lampung
Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa
Ngaku Jadi Anggota Polisi, Hermansyah Ditangkap Tim Khusus Anti Bandit Polresta Bandar Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Mengaku jadi anggota polisi satuan narkoba, seorang pria nekat peras pengguna jalan dan sopir angkutan.

Pria ini diketahui bernama Hermansyah (30), warga Rajabasa Batanghari, Kelurahan Rajabasa Batanghari, Kecamatan Sukadana, Lampung Timur.

Alhasil Hermansyah diamankan Tim Khusus Anti Bandit Polresta Bandar Lampung di kontrakannya di kawasan Sukarame Bandar Lampung, Kamis, 17 Oktober 2019 siang.

Adapun modus pemerasan yang dilakukan oleh Hermansyah berpura-pura sebagai anggota polisi satuan narkoba dengan bermodal sebuah HT.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rosef Efendi pun membenarkan adanya penangkapan pelaku pemerasan.

"Ya, tadi (Kamis) siang," ungkap Rosef Efendi, Kamis, 17 Oktober 2019.

Download Film Rudy Habibie dalam Download Film Indonesia, Video Streaming Habibie dan Ainun 2

Download Lagu Kamu dan Kenangan MP3 Maudy Ayunda, Video OST Habibie dan Ainun 3

Rosef Efendi mengatakan, pelaku melakukan pemerasan di sekitar Jalan Soekarno Hatta (Baypass) Sukarame.

"Korbannya sopir," kata Rosef Efendi.

Sebelum beraksi, kata Rosef Efendi, pelaku mengamati calon korbannya, kemudian pelaku mengendarai mobil memepet kendaraan korban dengan dalih memeriksa isi muatan barang saat kondisi jalan sepi.

"Pelaku mengaku sebagai anggota narkoba dan menggeledah mobil korban lalu pelaku merampas ponsel dan uang milik korban," tutur Rosef Efendi.

Jadwal Liga 1 2019 Barito Putera vs Badak Lampung Jumat 18 Oktober 2019, Ajang Reuni dengan Torres

Jadwal Liga 1 2019 Barito Putera vs Badak Lampung Jumat 18 Oktober 2019, Antusiasme Laskar Saburai

Rosef Efendi mengatakan, dari tangan pelaku diamankan satu unit mobil Toyota Yaris dan HT.

"Saat ini, pelaku dimintai keterangan guna pengembangan TKP lainnya, diduga lebih dari satu TKP," jelas Rosef Efendi.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 368 KUHP tentang pemerasan serta terancam hukuman selama 5 tahun kurungan penjara. (Tribunlampung.co.id/Hanif Mustafa)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved